SLEMAN – Indonesia Scout Challenge (ISC) 2015-2016 mulai menyapa para Pramuka Sleman. Animo perhelatannya sangat terasa saat tim ISC melakukan sosialisasi kegiatan di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman kemarin (1/9).

Acara itu dihadiri puluhan pengurus kwartir ranting (kwarran) dari kecamatan seluruh Sleman.

Kepala Disdikpora Arif Haryano menyatakan, kegiatan tersebut sangat bagus bagi dunia Pramuka di Sleman. “Mereka berkompetisi dalam sebuah keterampilan dan kemampuan masing-masing regu. Mengedepankan kerja tim sebagai anak-anak Pramuka Penggalang,” ujarnya.

Sleman merupakan tuan rumah ketiga setelah Gunungkidul dan Kulonprogo. Karena itu, Arif mendorong seluruh pegiat Pramuka Bumi Sembada turut menyukseskan ISC. Terlebih, animo pelaksanaan ISC di Gunungkidul dan Kulonprogo sangat besar. Di Gunungkidul, panitia mampu menjaring 80 regu, sedangkan di Kulonprogo 40 regu.

Sementara di Sleman ditargetkan 20 regu. Masing-masing 10 regu putera dan 10 regu puteri. Penyelanggaraannya direncakan pada 18-20 September di Bumi Perkemahan Babarasari. Nantinya, setiap pemenang tahap seleksi daerah akan dipilih mengikuti final tingkat regional Kwarda DIJ.

“Kwarran Sleman nanti akan mewakili Sleman di Babarsari besok. Regu terbaik akan mewakili Jogjakarta dalam ajang nasional yang berlangsung 24 hingga 27 Oktober.

Rencananya pelaksanaan ISC nasional di Candai Prambanan Jogjakarta,” ujar perwakilan tim ISC Joko Suhendro.

Dikatakan, ISC 2015-2016 merupakan ajang pertama penyelenggaraan. Tahun ini ada tujuh provinsi, termasuk Jogjakarta sebagai kota penyelenggara. Meski begitu tidak menutup kemungkinan pelaksanaan ISC akan merata dari Aceh hingga Papua.

Dalam ISC, para peserta akan mempraktikkan semua kegiatan Pramuka. Mulai kemampuan individu hingga kerja sama tim. Dalam Pramuka diajarkan kedisiplinan dan nilai-nilai lainnya dalam kehidupan.

“Akan ada banyak kompetisi antar grup. Dalam kesempatan ini mereka akan mengenal satu dengan lainnya. Pramuka merupakan pendidikan yang sangat penting bagi generasi muda,” tegasnya. (dwi/yog/ong)