MUNGKID – Hujan gol mewarnai pertandingan sepakbola Liga Santri Nusantara (LSN) Regional Jateng III di Stadion Gemilang Kabupaten Magelang. Kesebelasan Pondok Pesantren (Ponpes) PPTQ Sabilillah Wonosobo melibas Ponpes Nurul Ali Secang, Kabupaten Magelang dengan skor meyakinkan 10-0, Senin (5/9). Pertandingan ini merupakan laga pembuka LSN Regional Jateng III.

Sebelum jalannya pertandiangan, Penasehat LSN Regional Jateng III KH Muhammad Yusuf Chudlori membuka acara dengan menendang bola ke tengah lapangan. Hadir pula, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Yogyo Susaptoyono bersama anggota dewan. anggotanya juga nampak hadir di acara tersebut. Diantaranya Sukardiyono, Islah, dan Grengseng Pamuji.

Babak pertama sepak bola, kedua tim saling serang. Namun hanya pemain Ponpes PPTQ Sabilillah Wonosobo yang mampu mengkonversikan tendangan menjadi gol. Tim dari Wonosobo ini mampu mencetak 6 gol.

Di babak kedua, tim Wonosobo tidak mengendurkan permainan. Babak kedua berakhir dengan skor 10-0. Beberapa pemain yang berhasil mencetak gol ada Yuda, Toni, dan Pandu.

Setelah Ponpes Sabilillah Wonosobo mengalahkan Nurul Ali Secang, pertandingan berikutnya adalah Ponpes API Asri Tegalrejo melawan Al Huda Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Pertandingan kedua ini tidak kalah seru. Setelah bersusah payah, tim Ponpes API Asri Tegalrejo menang dengan skor 3-1. Selanjutnya, tim pemenang dalam dua pertandingan tersebut (Wonosobo dan Tegalrejo) akan bertanding hari Selasa (6/9).

Di temui di sela pertandingan, Penasehat LSN Regional Jateng III KH Muhammad Yusuf Chudlori menegaskan, hadirnya liga tersebut diharapkan memunculkan bibit-bibit atlet potensial.

“Santri itu memiliki basik mental yang kuat. Tinggal dibina skill-nya, ” kata KH Muhammad Yusuf Chudlori.

Ia berpesan pada santri, agar menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu juga menonjolkan akhlak dan jiwa persahabatan yang diajarkan di pondok pesantren. Karena, dua hal tersebut yang membedakan LSN dengan liga sepakbola lain.

Penanggungjawab LSN Regional Jateng III Sholahuddin Al-Ahmadi mengatakan, total ada empat tim yang ikut LSN. Yakni, Pondok Pesantren PPTQ Sabilillah Wonosobo, Api Asri Tegalrejo, Al Huda Mertoyudan, dan Nurul Ali Secang.(ady/hes)