GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersinergi menyiapkan akses jalan bagi warga yang tinggal di daerah pelosok. Di Kecamatan Karangmojo, jalan yang tengah dibangun ini diperkirakan memiliki panjang 400 meter.

Lokasi pembangunan jalan ini di Padukuhan Ngrombo 1 Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo. Lokasi perkampungan tersebut cukup jauh dari ruas jalan utama kecamatan, sekitar 2 kilometer. Harapannya, dengan program perbaikan jalan, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat semakin baik. Pada awalnya, jalan antarpemukiman tersebut hanya batu terjal dan cukup merepotkan jika musim penghujan datang.

Camat Karangmojo Supatmo mengatakan, perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya merupakan program kerja sama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Ia berharap, program karya bakti dengan pembuatan jalan cor bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga, sehingga perekonomian meningkat.

“Jalan ini tidak hanya bermanfaat bagi warga setempat, namun juga masyarakat lain. Karena, jalan yang selama ini ketika hujan masih becek, nantinya akan mulus, sehingga arus lalu lintas dan komunikasi warga semakin lancar,” kata Saptomo Senin (5/9).

Sebelum kegiatan dimulai, TNI bersama masyarakat setempat menggelar kenduri di dekat lokasi jalan yang dibangun. Tujuannya, agar semua bisa bersatu padu dan kompak dalam pembangunan.

Dandim Gunungkidul Letkol Inf Muhammad Taufik Hanif Y mengatakan, pembangunan jalan bisa terlaksana karena dukungan masyarakat. Terbukti, warga bersedia urunan hingga puluhan juta rupiah.

” Swadaya masyarakat sekitar Rp 35 juta dan tambahan dana dari pemerintah sebesar Rp 50 juta,” kata Taufik Hanif Y.

Pembuatan jalan cor rabat dengan panjang 400 meter lebar 2 meter dan ketebalan cor 10 sentimeter. Menurut Muhammad, dalam pengerjaannya sengaja tidak mengejar panjang jalan, namun lebih pada kualitas.

“Awalnya pekerjaan ditargetkan dalam waktu dua pekan. Melihat antusias masyarakat, saya kita tidak sampai dua pekan sudah selesai,” ungkapnya.(gun/hes)