PURWOREJO – Pencabulan terhadap anak di bawah umur terus saja terjadi di wilayah hukum Polres Purworejo. Kali ini menimpa, sebut saja Melati, 14, warga salah satu desa di Kecamatan Kutoarjo. Parahnya, pelakunya seorang pria yang istrinya sedang hamil tua.

Adalah Viki Vikramsing, 24, warga Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, yang melakukan pencabulan terhadap Melati yang baru dikenalnya satu minggu. Modus pelaku adalah memanfaatkan rasa cinta dan sayang korban terhadap pelaku dan meminta pembuktian.

“Pelaku meminta korban mau melakukan persetubuhan sebagai bentuk rasa sayang dan cinta korban kepada pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi kemarin (7/9).

Korban yang masih ABG ini terbujuk dengan rayuan dan menuruti saja syarat yang diajukan Vikramsing. Perbuatan kedua pasangan lain jenis itu dilakukan di rumah pelaku saat istrinya pergi ke Magelang, Kamis dan Jumat (1-2/9) lalu.

Pengungkapan pencabulan ini berawal saat orang tua korban didatangi warga Desa Pogung Jurutengah yang memberitahukan jika korban minta dijemput. Sesampai di lokasi, orang tua mendapati korban berada di depan rumah pelaku dalam keadaan duduk dan menangis.

“Kondisi rambut korban acak-acakan. Lalu korban dibawa pulang dan setelah ditanya korban mengaku telah berbuat persetubuhan dengan pelaku. Tidak terima, orang tua korban lalu melapor ke polisi,” jelasnya.

Laporan langsung ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi rumah pelaku dan melakukan penangkapan. “Saat ini pelaku kami lakukan pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambah Kholid.

Vikramsing dikenakan kasus persebutuhan terhadap anak sesuai Pasal 76 D jo Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (udi/laz)