JOGJA – Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau Pantarlih mulai diterjunkan KPU Kota Jogja. Pantarlih diberikan kewenangan untuk mencoret pemilih manakala ditemukan data yang tidak valid. Sebaliknya, warga kota yang belum tercantum serta memenuhi syarat, juga berhak dimasukkan daftar
“Hingga 7 Oktober nanti Pan-tarlih harus menemui secara langsung pemilih yang ada di dalam daftar. Minimal kepala keluarganya,” ujar Ketua KPU Kota Jogja Wawan Budianto kemarin (10/9).

Terdapat 849 petugas Pantar-lih yang sudah berhasil dibentuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing ke-lurahan. Setiap petugas Pantar-lih bertanggung jawab atas pemutakhiran pemilih di satu tempat pemungutan suara (TPS) yang berjumlah 796 TPS.

Sementara total pemilih yang harus dimutakhirkan itu menca-pai 345.297 orang. Di dalamnya terdapat 16.305 pemilih pemula dan enam pemilih berusia kurang dari 17 tahun tetapi sudah menikah. Selain itu, jumlah pemilih yang sudah berusia lebih dari 90 tahun tercatat sebanyak 1.160 orang dan pemilih dari penyandang disabilitas tercatat 1.140 orang.

“Kami sudah buatkan jadwal serta skema agar memudahkan petugas dalam mendatangi pe-milih. Sebelumnya juga harus berkoordinasi dengan ketua RT setempat,” jelasnya.

Sedangkan untuk proses pendaf-taran, pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Jogja 21-23 September 2016, Wawan mengatakan hingga kini belum ada satu pun parpol yang berkonsultasi ke KPU Kota Jogja. Hal itu dikarenakan jaja-ran parpol masih disibukkan dengan urusan internal, sehing-ga belum fokus menyiapkan persyaratan teknis.

“Kami juga tidak akan menung-gu dan mencampuri internal parpol. Justru nanti tim dari KPU Kota Jogja yang akan mengundang parpol untuk sosialisasi terkait teknis pendaftaran,” jelasnya.

Diakuinya, tidak ada perubahan mendasar terkait mekanisme pendaftaran pasangan calon. Hanya, mulai tahun ini diber-lakukan sistem informasi pen-calonan (Silon) sebagai tahap awal pendaftaran. Silon akan diisi secara mandiri oleh pasangan calon yang hendak mendaftar ke KPU. Namun materinya tinggal mengisi se-suai formulir berbasis komputer.

“Begitu datang ke KPU, kami akan berikan password. Setelah mem-peroleh aktivasi masuk ke Silon, tinggal diisi saja kemudian kami yang akan mengunduh,” jelasnya. (pra/laz/ong)