SLEMAN-Malam Takbiran Idul Adha kerap sekali dimanfaatkan warga untuk melakukan konvoi kendaraan di jalan raya. Kali ini, jajaran kepolisian akan menindak tegas pelaku konvoi takbiran yang melanggar aturan berlalu lintas. Kapolda DIJ Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat mengimbau kepada masyarakat yang menggelar takbiran untuk tidak melakukan konvoi dengan kendaraan bak terbuka.

“Silahkan saja takbiran tapi tidak dengan konvoi yang mengganggu ketertiban lalu lintas,” kata kapolda usai memimpin upacara gelar pasukan pengamanan di Idul Adha di halaman Mapolda setempat.

Dijelaskan, pihaknya akan melakukan pengamanan bagi takbir keliling yang biasa digelar oleh masyarakat. Hal itu untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama melaksanakan malam takbiran.

Pada pengamanan Idul Adha tahun ini, sebanyak 2.480 personel dikerahkan Polda DIJ beserta Polres jajarannya. Titik pengamanan difokuskan pada lokasi Salat Ied dan tempat- tempat penyembelihan hewan kurban yang tersebar di wilayah DIJ. Rinciannya, 100 petugas sabhara, 276 personel brimob, 38 petugas Pam Obvit, 47 Polair dan 43 petugas dari satua Reskrimum.

Dari jumlah itu, masih ditambah pula kekuatan dari polres masing-masing seperti Polresta Jogja ada 567 personel, kemudian 667 orang dari Polres Sleman dan 520 personel Polres Bantul. Juga Polres Kulonprogo dan Gunungkidul masing-masing menyiapkan 378 personel dan 348 petugas.

“Penyiagaan personel untuk pengamanan Idul Adha dimaksudkan agar kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar sehingga tercipat kondisi yang aman dan tertib. Apalagi Idul Adha bertepatan dengan long weekend sehingga arus wisatawan juga akan cukup tinggi,” tandasnya.(bhn/dem)