MAGELANG – Masyarakat Magelang dan sekitarnya diberi kesempatan ikut operasi katarak secara gratis. Panitia menargetkan 2 ribu orang yang memiliki penyakit katarak agar bisa diobati. Kesempatan ini diberikan bagi mereka yang masuk golongan miskin.

Acara ini dilakukan dalam rangka hari ulang tahun TNI. Acara ini menggandeng Walubi, dan Yayasan A New Vision. Ada sembilan dokter yang dilibatkan dalam acara tersebut. Mereka dibantu 200 relawan medis.

“Syarat ikut operasi katarak gratis, cukup membawa foto kopi KTP. Jika terpaksa tidak ada, tidak bawa juga tak masalah. Operasi gratis tersebut terbuka tidak hanya bagi warga Magelang. Yang penting warga Indonesia,” kata Effi Jono, salah satu pendiri Yayasan A New Vision, Rabu (14/9).

Menurut Effi, data dari Kementerian Kesehatan ada 4 juta penderita katarak. “Dari jumlah itu, hanya 100-150 ribu penderita yang dioperasi,” katanya.

Bagi yang berminat, bisa mendaftarkan diri di Markas Kodim, 15 – 16 September 2016. Sebelum dilakukan oeprasi, mereka harus menjalani pemeriksaan awal. Adapun jadwal operasi dari 17-20 September 2016 di RST Dr Soedjono Magelang.

“Bagi warga yang belum mendaftar di Kodim, bisa langsung ke RST Dr Soedjono saat operasi,” jelasnya.

Dikatakan, meski operasi bersifat gratis, kualitas pengobatan yang diberikan merupakan yang terbaik. Seperti kualitas lensa yang luar biasa dengan stok mencapai 9 ribu. Usai dioperasi, mereka akan diberi pemeriksaan lanjutan.

“Pasien akan menginap semalam. Selama itu juga digratiskan. Pendaftar sementara dari data Babinsa ada 1.110 orang,” jelasnya.

Salah satu relawan dari Singapura Lee Siew Yian mengaku, sudah melakukan penggalangan dana dari sejumlah perusahaan di Singapura. Jumlahnya mencapai Rp 500 juta. Selain itu, ia juga mendokumentasikan setiap kegiatan yang dilangsungkan tersebut.(ady/hes)