GUNUNGKIDUL – Panitia seleksi (Pansel) mulai membuka pendaftaran posisi sekretaris daerah (sekda). Sejumlah nama dengan kualifikasi mencukupi mulai muncul ke permukaan.

“Mulai hari ini (kemarin) hingga 4 Oktober 2016 pansel membuka pendaftaran administrasi untuk jabatan sekda,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gunungkidul Sigit Purwanto.

Kata Sigit, hari pertama dibuka belum ada yang mendaftar. Pengumuman hasil seleksi administrasi diumumkan 7 Oktober 2016. Kandidat yang memenuhi syarat, akan melanjutkan pada tahapan berikutnya. Yakni assesmen pada 10-14 Oktober 2016.

Setelah itu dilanjutkan seleksi penelusuran rekam jejak, wawancara atau uji gagasan, dan uji kesehatan. Uji kesehatan tersebut berlangsung dua hari 20-21 Oktober 2016. Pengumuman hasil akhir pada 25 Oktober 2016.

“Pansel dipimpin kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) DIJ pak Bambang Wisnu Handoyo, kami hanya sebagai sekretariat penerimaan saja,” kata Sigit.

Mengenai pejabat yang berpeluang menjadi kandidat, jumlahnya puluhan. Di antaranya Asisten Bidang Adminsitrasi Umum Anik Indarwati, dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Energi dan Sumberdaya Mineral (DisperindakopESDM), Hidayat.

Selain itu ada Staf Ahli Bupati, Widodo; Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Tommy Harahap. Kemudian Inspektur Inspektorat, Sudjarwo; Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Purnama Jaya; Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Eko Subiantoro; Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda), Syarief Armunanto; Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Sudodo; serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH).

Sedangkan posisi Pjs Sekda Gunungkidul Supartono terganjal aturan. Syarat menjadi sekda, pernah menduduki dua kali dalam jabatan pimpinan tinggi pratama yang berbeda, sekurang-kurangnya dua tahun secara kumulatif. Syarat itu mengganjal langkah Supartono yang juga merangkap Kepala DPPKAD tersebut jika ikut mendaftar.

Asisten Bidang Adminsitrasi Umum Anik Indarwati mulai mengumpulkan persyaratan menjadi Sekda. “Kalau sudah banyak (pendaftar) ya tidak daftar, namun kalau sedikit ya ikut mendaftar,” kata Mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun). (gun/iwa/mg1)