SLEMAN – PSS Sleman batal merekrut kipper Herman Batak. Mantan penjaga gawang PSS berkepala plontos itu urung merapat ke Sleman karena tidak mendapat izin dari bos tempatnya bekerja. Sebagai gantinya, tim pelatih memanggil kiper dari Musi Raya, Aditya Fajar. Fajar sudah ikut berlatih dengan tim.

Manajer Operasional PSS Rumadi mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak cepat sebab waktu persiapan jelas perdelapan final ISC-B hanya tinggal dua pekan. “Ini plan B karena ternyata Batak batal merapat ke Sleman, padahal sudah dibelikan tiket,” katanya.

Selain batal mengontrak Batak, PSS Sleman juga memulangkan mantan bek kiri PSBK Ahmad Bertje Lestaluhu. Dia dipulangkan karena dianggap tidak memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Kemampuannya juga belum bisa menarik perhatian tim pelatih PSS Sleman. Karena itu manajemen memutuskan untuk memulangkannya dan urung untuk dikontrak. Saat PSS berlatih di Lapangan Ploso Kuning, Minomartani, Selas (13/9), Bertje tidak tampak ikut berlatih. “Bertje sudah kita pulangkan. Karena tipikal permainannya bukan seperti yang kita inginkan,” kata pelatih PSS Seto Nurdiantoro.

Lain halnya dengan Bertje, striker Frenz United Rizwan Yusman masih ikut berlatih bersama Busari dkk. Seto masih akan mencoba dan melihat permainan salah satu pencetak gol PSS saat melawan PON Sumsel pekan lalu. Dia akan dipantau selama sepekan ini.

Ya, PSS Sleman memang berupaya menambah skuad agar siap mengarungi babak 16 besar. Mengenai calon lawan di babak 16 besar yang kemungkinan dari Jawa Timur, Seto mengaku tidak terlalu ambil pusing. “Siapapun lawan tidak ada masalah, yang penting bagaimana tim mampu memperbaiki diri dari hasil evaluasi di banyak pertandingan,” tandasnya. (riz/din/mg1)