JOGJA- Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY terus meningkatkan komitmennya di dunia perbankan. Bersama pemerintah daerah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), manajemen BPD DIY menyosialisasikan program transformasinya kepada stakeholder di Hotel Royal Ambarukmo kemarin (15/9).

Direktur Utama Bank BPD DIY Bambang Setiawan mengatakan, sosialisasi ini penting agar implementasi transformasi Bank BPD berjalan dengan baik dan mencapai sasaran. Karenanya, dibutuhkan dukungan dan komitmen semua pihak.

“Program ini merupakan inisitif strategis untuk meningkatkan kinerja, ketahanan, dan daya saing Bank BPD DIY. Agar mampu memberikan kontribusi lebih terhadap pembangunan ekonomi daerah ataupun nasional,” ujar Bambang.

Dikatakan, sosialisasi merupakan tindak lanjut program transformasi yang dicanangkan Bank BPD, Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), OJK, dan Presiden Joko Widodo. Strategi yang disampaikan meliputi, bisnis, produk dan pelayanan, pengembangan dan standarisasi platform bidang sumber daya manusia, good corporate governance dan manajeman risiko, serta teknologi dan sistem informasi manajemen.

Program transformasi bank BPD memiliki tiga sasaran utama. Yakni, peningkatan kemampuan bisnis dan pelayanan, penguatan ketahanan kelembagaan, dan peningkatan kontribusi untuk pembangunan daerah yang dilandasi dengan penerapan good corporate governance, seperti Governance Structure, Governance Process, dan Governance Outcome.
“Tiga poin penting dalam sosialisasi ini, peningkatan kemampuan bisnis dan kelembagaan, ketahaan dan kelembangaan, serta peningkatan kontribusi dan pembangunan daerah. Goalnya adalah menjadikan bank BPD sebagai regional champion bank,” terangnya. (sce/met/yog/mg2)