MAGELANG – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mendorong Kota Magelang turut menginisiasi gerakan menuju kota layak anak (KLA). Bersama 293 kota/kabupaten lain di Indonesia. Jika semua daerah berkomitmen mewujudkan KLA, Yohana optimistis program Indonesia layak anak bakal terwujud pada 2030.

“Komitmen ini ditingkat internasional ditandai dengan dukungan terhadap gerakan dunia untuk menciptakan world fit for children melalui pengembangan kabupaten kota layak anak. KLA merupakan sistem pembangunan yang berbasis pada pemenuhan hak dan perlindungan anak,” papar Yohana saat berkunjung di Kota Magelang kemarin (15/9).

Kehadiran menteri yang juga guru besar Universitas Cenderawasih, Papua juga dalam rangka mencanangkan program RW layak anak.

Pada kesempatan itu, Yohana mengapresiasi komitmen Pemkot Magelang dalam upaya menuju KLA. Sebagaimana diketahui, Kota Magelang sudah memeroleh penghargaan KLA kategori madya pada 2015.

Lebih lanjut, menteri kelahiran 1 Oktober 1958 itu berharap Kota Magelang terus meningkatkan prestasi lebih tinggi lagi. Untuk meraih kategori nindya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih mengatakan, kehadiran menteri bergelar PhD bidang linguistik itu sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di Kota Jasa. Sekaligus menjadi penyemangat Kota Magelang dalam mewujudkan RW layak anak.

Wulandari mengklaim, RW layak anak merupakan satu-satunya di Indonesia. Bahkan, gagasan itu menjadi percontohan bagi daerah lain. Ia menyiapkan 34 RW sebagai pilot project dari total 198 RW se-Kota Magelang. “Indikator RW layak anak berupa ketersediaan fasilitas yang ramah anak. Seperti pojok ASI, taman bermain, dan ruang baca. Ke depan kami targetkan semua RW bisa layak anak,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan program tersebut, pemkot mendapatkan bantuan satu unit mobil operasional dari Kementerian PPPA.

Usai mencanangkan RW layak anak, Menteri Yohana menyempatkan diri berkunjung ke TPA Yayasan Ibu yang berada di dalam Kompleks Pasar Rejowinangun.(ady/yog/mg1)