BANDUNG- Mayoritas kontingen DIJ yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 sudah tiba di Bandung, Jawa Barat. Kontingen “Hijau” DIJ akan mengikuti upacara pembukaan malam ini. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka PON 2016 ini Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Optimisme tinggi diusung atlet-atlet DIJ untuk memanen medali lebih banyak dari PON sebelumnya. Kontingen DIJ total berjumlah 555 orang. Itu terdiri dari 323 atlet, 91 pelatih, dan sisanya merupakan ofisial.

“Kloter pertama sudah berangkat 10 September. Karena pertandingan mendahului sebelum opening seremony, yakni tim hoki indoor,”ujar Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo, kemarin (16/9).

Kontingan DIJ berangkat menuju Jawa Barat secara bergelombang, menyesuaikan jadwal pertandingan. Sementara rombongan KONI DIJ dan ofisial menjadi rombongan terbesar yang berangkat kemarin yang berjumlah 100 orang. Bersamaan juga dengan keberangkatan tim baseball, pencak silat, voli indoor putra, dan biliar.

Kontingen DIJ lainnya masih akan berdatangan secara bergelombang dan terakhir pada 22 September. Rombongan terakhir terdiri dari atlet dan pelatih taekwondo, tarung derajat, dan kempo.

Hingga kemarin sore, DIJ sudah mengumpulkan 2 medali perak dan 2 medali perunggu. Dua medali perak dipersembahkan tim drumband dari nomor Lomba ketahanan dan Ketepatan Berbaris (LKKB) mix 2000 meter dan LKKB Putri 2000 meter. Sedangkan dua medali perunggu diraih tim drumband dari nomor LKKB 4000 meter putra. Satu lagi dari cabang olahraga (cabor) judo atas nama Toga Pramandita dari kelas +100 kg putra.

Tim Drumband masih memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi medali melalui nomor LBJP putri jarak 600 meter dan putra jarak 800 meter yang akan dipertandingkan hari ini. “PON lalu tim drumband berhasil bawa dua medali perak, dan PON ini kami bertekad bawa pulang emas,”ujar Manajer Tim Drum Band DIJ Nolik Maryono.

Tekad memanen medali juga ditunjukkan dari cabor voli pasir. Tim DIJ 1 putra memperoleh kepastian lolos ke perempat final setelah melibas tim DKI 1 dengan skor 2-0 (21-11, 21-14). Keberhasilan Ade Candra Rahmawan dan Gilang Ramadhan belum diikuti tim DIJ 1 putri yang harus kalah dari NTB 1 dengan 16-21 dan 11-21. Sementara DIJ 2 berhasil mengamankan posisi setelah mengalahkan Jateng 1 dengan skor 21-16, 21-13. Tim putri DIJ masih berpeluang ke babak selanjutnya melalui playoff.(dya/din/mg1)