JOGJA – Sebagai persiapan jelang babak 16 besar, PSIM Jogja akan mengikuti turnamen segitiga dengan Tim Mamuju dan Persela Lamongan. Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja telah menerima tawaran dari bupati Mamuju, Sulawesi Barat untuk mengikuti turnamen yang akan dihelat akhir September mendatang.

Manajer PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru mengatakan turnamen tersebut sangat bermanfaat bagi Sunni Hizbullah dkk sebagai tolok ukur skuad sebelum berjibaku di 16 besar. Sebab salah satu peserta yakni Persela Lamongan dinilai cukup berkualitas. “Rencananya kami akan berangkat tanggal 21 September,” katanya kemarin (16/9).

Untuk keperluan tim selama pertandingan akan ditanggung pihak Panpel setempat. Selain itu turnamen segitiga juga jadi media tepat bagi Laskar Mataram untuk mengasah mental pemain menghadapi babak 16 besar.

Sekum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa menambahkan, kick off babak 16 besar akan dimulai pada awal Oktober. Yakni seusai pelaksanaan PON di Jawa Barat. “Bisa menjadi media untuk mengasah mental pemain,” tambahnya.

Namun PSIM tidak bisa menggunakan jasa pemain anyar mereka, Zainal Arifin. Sebab mantan pemain PSIR Rembang itu masih memperkuat Jawa Tengah (Jateng) di PON Jabar. Sebelumnya Zainal juga dikabarkan diincar PSS Sleman. “Sudah deal dia memilih PSIM,” ujar Agung. (riz/din/mg1)