SLEMAN– Para peserta Indonesia Scout Challenge (ISC) Province Competition terus mempersiapkan diri. Itu pula yang dilakukan regu Mawar dari SDN Jongkang Ngaglik Sleman.

Sepuluh anggota tim ini sangat antusias. Mereka berlatih keras mempelajari teknik-teknik yang diajarkan pembina mereka. Mulai dari pioneering, tali temali, mendirikan tenda hingga ragam permainan ketangkasan. “Persiapan sudah kami lakukan sejak pengumuman beberapa waktu yang lalu. Mereka sangat menikmati latihannya,” kata Pembina Pramuka SDN Jongkang Nurul Cahya Kumala kemarin (16/9).

Menurutnya, sesuai semangat pramuka, segala latihan dilakoni dalam format tim. Tujuannya agar setiap individu memiliki peran dalam tim. “Pramuka itu sangat bagus untuk anak-anak karena bisa melatih karakter diri. Hadirnya ISC tentu menjadi wajah baru untuk belajar pramuka. Tidak hanya sekadar kemah tapi banyak kegiatan yang bermakna,” kata Nurul.

Ketua regu Kalyca Huwaidah Utaminingtyas senang ikut serta dalam ISC. Bersama regunya, Kalyca, sapaannya optmistis bisa merampungkan semua tantangan dalam ISC. Itulah mengapa, regunya sangat bersemangat mengikuti pelatihan.

Siswi kelas V ini menceritakan beragam pelatihan yang diterimanya. Dalam pioneering regunya harus terlihat kompak. Ini karena tali temali tidak bisa dilakukan perseorangan. Apalagi dalam ISC kelak, pioneering menjadi salah satu yang dilombakan.

Selain menargetkan menjadi champion Jogjakarta, Kalyca dan regunya memiliki impian lain. Dalam ajang ISC ini, regu Mawar ingin membanggakan sekolah dan orangtua mereka. Apalagi ajang ISC ini untuk menjaring wakil Jogjakarta di ajang ISC nasional. (dwi/din/mg2)