JOGJA-Tanda tanya soal kandidat yang bakal bertarung di pemilihan wali kota (Pilwali) Jogja 2017 terjawab sudah. Nama Wakil Wali Kota Imam Priyono bakal menjadi calon wali kota (cawali) dari PDI Perjuangan. Turunnya rekomendasi PDI Perjuangan sesuai dengan prediksi selama ini.

Rencananya, partai berlambang banteng gemuk tersebut akan segera menyerahkan rekomendasi dari DPP PDIP pada Rabu (21/9) mendatang. DPC PDI Perjuangan Kota Jogja tidak akan menunda-nunda proses pendaftaran di KPU Kota Jogja.

“Tidak (usah) hari kedua atau terakhir. (Kalau semua berkas persyaratan) sudah terpenuhi, langsung didaftarkan,” kata tandas Ketua DPC PDIP Kota Jogja Danang Rudyatmoko.

Kepastian IP maju sebagai cawali dari PDIP itu terlihat dari konsolidasi semua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Jogja. Elit partai pemenang Pileg 2014 dan Pilpres tersebut memberikan wejangan untuk bisa memenangkan PDIP di Pilwali 2017. Menurut Danang, dari 14 PAC, dua PAC menggelar konsolidasi di tempat berbeda. Dua PAC itu adalah Tegalrejo dan Mergangsan. Sedangkan 12 PAC menggelar konsolidasi di kantor DPRD Kota Jogja.

“Ini untuk menjaga soliditas PDI Perjuangan,” ujarnya.

Ketua DPP PDIP Idham Samawi menjelaskan, keputusan soal rekomendasi telah ditetapkan pada pukul 14.00, siang tadi.

“Pendampingnya belum tahu karena suratnya masih berada di DPP,” jelas pria yang juga Anggota DPR RI ini.

Untuk posisi pendamping IP, ada beberapa nama. Mulai Danang Rudyatmoko, Chang Wendriyanto, Heroe Poerwadi, dan Ahmad Fadli. Tapi, peluang terbesar tetap Asisten Sekretaris Kota (Assekkot) I Bidang Tata Pemerintahan Ahmad Fadli.

Kepastian adanya surat rekomendasi itu terlihat dari kehadiran langsung Imam Priyono, Idham Samawi, Bambang Praswanto, Eko Suwanto, Suryani, dan Tatang Setiawan. Rencananya DPC PDIP Kota Jogja akan mengambil surat rekomendasi besok (19/9) di kantor DPP PDIP. (eri/dem)