BANTUL – Puluhan suporter klub Persiba Bantul, Paserbumi melakukan aksi di mess Persiba, Jalan Bantul, Pendowoharjo, Sewon, kemarin (19/9). Dengan membawa bendera ukuran besar dan berorasi mereka meminta adanya solusi kongkret mengenai masalah mess Persiba.

Sebelumnya Pemkab Bantul meminta Askab PSSI Bantul dan Persiba angkat kaki dari mess tersebut. Alasannya. karena masa sewa tempat tersebut telah habis.

Korlap Aksi Paserbumi Adip Setiyono mengatakan, aksi yang mereka lakukan adalah hasil dari menampung aspirasi akar bawah suporter. Termasuk suporter yang datang adalah perwakilan 17 korwil Paserbumi dan juga yang berasal dari Kulonprogo. “Kami minta, silakan mess dikosongkan asalkan sudah harus ada solusi yang jelas,” katanya kepada wartawan.

Ia juga meminta, partisipasi Pemkab dan masyarakat Bantul terkait nasib Persiba yang menurut mereka semakin terpuruk. Menurutnya, bagaimanapun Persiba telah mengangkat nama Bantul sejak dari divisi dua hingga promosi ke Liga Indonesia. “Walaupun nanti juga menyewa kami minta ada solusi. Jangan sampai terinjak-injak. Apalagi dimatikan,” imbuhnya.

Adip mengatakan, dalam waktu dekat harus segera ada kepastian mengenai tempat baru untuk markas Persiba. Semua stakeholder, pemkab, pengurus Persiba, dan suporter perlu duduk bersama untuk menyamakan visi menyelamatkan Laskar Sultan Agung ke depan. “Kami ingin mem-Persibakan Bantul lagi. Warga Bantul perlu dengan sadar mendukung tim daerah sendiri. Jangan malah mendukung tim daerah lain,” cetusnya.

Setelah berorasi di depan mess Persiba, massa kemudian melanjutkan aksi ke gedung DPRD Bantul. Mereka mendesak anggota DPRD menjembatani permasalahan tersebut agar segera ada penyelesaiannya. “Setidaknya awal Oktober sudah ada tempat baru. Kalau berlarut-larut tanpa kejelasan kami akan aksi besar-besaran dengan massa yang lebih banyak,” ancamnya. (riz/din/mg1)