AYO TERTIB: Kasi Dikmas Dikyasa Ditlantas Polda DIJ, Kompol Sukidjo meminta kepada para siswa mentaati rambu lalu lintas ketika berkendara di jalan raya. (Foto: Ahmad Riyadi/Radar Jogja Online)
JOGJA – Kasi Dikmas Dikyasa Ditlantas Polda DIJ, Kompol Sukidjo mengimbau kepada para pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) jangan nekad mengemudikan kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobil. Alasannya, pelajar yang tidak memiliki SIM dan belum terampil mengemudi sangat rawan mengalami kecelakaan.

“Jika belum punya SIM dan tetap nekad mengemudi kemudian mengalami kecelakaan nanti yang rugi ya dirinya sendiri. Kalau nabrak orang ya kasihan orang yang tertabrak,” kata Sukidjo saat sosialiasi UU Lalu Lintas dan Aman Berkendara dihadapan pelajar SMK Muhammadiyah 3 Jogja, Senin (19/9).

Selain itu, Sukidjo mewanti-wanti kepada pelajar dan masyarakat selalu berhati-hati dan mentaati rambu lalu lintas ketika mengemudikan kendaraan bermotor di jalan raya. Sebab, kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil banyak disebabkan oleh faktor pengemudi yang kurang hati-hati dan melanggar rambu lalu lintas. Misalnya, menerobos lampu merah, melanggar marka, melawan arus dan balik arah atau berbelok di tempat yang terdapat larangan berbelok.

“Kewaspadaan itu penting karena untuk menghindari segala sesuatu yang tidak diinginkan seperti kecelakaan,” tanda Sukidjo.

Sebagai aparatur negara, Sukidjo juga berharap para pelajar bisa menjadi agen pelopor keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, fenomena kecelakaan lalu lintas buka hanya menjadi tanggung jawa kepolisian dan pemerintah saja tetapi menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat dan individu.

“Saya ingin anak-anak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Caranya dengan mentaati aturan dan rambu lalu lintas,” papar Sukijo. (ama/dem)