PURWOREJO – Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos) Madrasah Aliyah An Nawawi, Berjan, Purworejo, digelar dengan cara berbeda. Menggajak siswa berlatih berdemokrasi, pemilihan menggunakan konsep tenda warung angkringan untuk tempat pemungutan suara (TPS).

Seperti halnya angkringan yang sering kita jumpai, bagian tas ditutup tenda biru untuk menaham sengatan matahari. Aneka jajanan kecil terlihat di bagian atas tiang, sementara gerobag tempat menaruh nasi, gorengan dan makanan basah lainnya, dijadikan TPS.

“Kosep pemilos seperti ini dari siswa, sekolah hanya merealisasikan saja,” kata Kepala MA An Nawai Muslikhin Madiani kemarin (19/9).

Meski dari keinginan siswa, pihak sekolah sebelumnya memberikan penekanan jika pelaksanaan pemilos harus berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Itu penting bagi anak untuk mengajak mereka berkreasi dan bermain imajinasi dalam menggelar pemilihan.

“Pemilos adalah media pembelajaran politik bagi siswa karena semua tahapan seperti pemilu sesungguhnya. Ada beberapa tahapan dalam pemilos yang harus dilewati para kandidat,” tambahnya.

Ditambahkan, di awal pencalonan ada 11 siswa yang mendaftar. Ke-11 calon selanjutnya mengikuti fit and proper test yang dilakukan para pengurus OSIS periode sebelumnya.

“Lolos fit and proper test, calon dihadapkan kepada Waka Kesiswaan untuk tes seleksi wawancara. Materi wawancara di antaranya tentang leadership, keorganisasian dan pengetahuan umum,” tambah mantan ketua KPU Purworejo ini.

Polling oleh dewan guru menjadi pintu terakhir sebelum calon ditetapkan sebagai ketua dan wakil yang akan mengemban jabatan. Dalam tahap ini, ditentukan pasangan yang dinilai sesuai oleh dewan guru.

“Kami mengikutkan guru dalam pemilos karena ingin mengontrol dan memastikan pasangan calon yang disaring menjadi betul-betul kredibel dan memiliki rekam jejak akademis bagus. Di sini kami mengambil tiga pasang calon,” tambahnya.

Dan ketiga pasang calon selanjutnya dipilih oleh 920 siswa dan 45 guru serta karyawan yang ada di MA An Nawawi ini. (udi/laz/mg2)