SLEMAN – Kesebelasan RSUD Sleman (Murangan) berhasil melaju ke babak final Anestesi Cup X 2016 setelah mengandaskan perlawanan RSUD Bantul Panembahan Senopati dengan skor telak 4-1. Edy Saputro menjadi bintang lapangan dengan mencetak hattrick di menit ke 6, 20, dan 32. Satu gol lainnya disumbangkan Rendi Rizki Rinaldi pada menit 44. Sementara, gol balasan RSUD Bantul dilesakkan Rangga di menit 17.

Sejak peluit dibunyikan, M. Putra dkk lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Hasilnya di menit 6 Edy membuka keunggulan RSUD Sleman. Sebelas menit berselang, Rangga berhasil menyamakan skor. Di pertengahan babak pertama lagi-lagi Edy mencetak gol untuk membawa tim Bumi Sembada memimpin.

Hanya berselang 12 menit, Edy kembali menambah pundi-pundi gol setelah berhasil menyarangkan gol ketiganya ke gawang lawan. Di babak kedua anak asuh Danang P memperlebar jarak menjadi 4-1 setelah Rendi mencatatkan namanya di papan skor. Sampai wasit Kusdianto meniup peluit panjang skor tidak berubah untuk keunggulan RSUD Sleman.

Direktur RSUD Sleman dr Joko Hastaryo sangat puas dengan hasil yang diraih timnya sejauh ini. Hasil tersebut sesuai target yang ingin diraih tim. Untuk menembus babak final. “Materi pemain kami merata di semua posisi. Permainan di babak pertama dan kedua juga sangat bagus. Sehingga akhirnya kami bisa menang,” katanya kepada Radar Jogja seusai laga.

Selanjutnya, setelah istirahat selama dua hari tim tim RSUD Sleman harus bersiap menjalani laga final pada Jumat (23/9) di Stadion Pancasila UGM.

Joko mengatakan, anak asuhannya sangat siap menghadapi turnamen tahunan ini. Tim RSUD Sleman rutin berlatih setiap Jumat, yang diselingi sparing partner dengan tim-tim tangguh dari berbagai instansi di Sleman dan DIJ. Joko berharap, hasil kali ini lebih baik dari capaian tahun lalu, dimana tim Murangan hanya sampai penyisihan grup. “Siapapun lawannya akan kami hadapi agar bisa juara,” ujarnya.

Di babak final, RSUD Sleman akan menghadapi kesebelasan PKU Bantul, yang saat semifinal berhasil mengalahkan tuan rumah Anestesi UGM dengan skor 2-1. PKU Bantul bisa menjadi lawan berat. Apalagi, di pertandingan sebelumnya PKU Bantul mampu menghentikan langkah juara bertahan RSUD Wonosari, Gunungkidul. (riz/yog/mg1)