MUNGKID – Sektor pertanian di Kabupaten Magelang punya peluang besar untuk terus dikembangkan. Petani pun bisa menjadi mitra usaha dalam mendukung kebutuhan rantai pasokan. Dengan alasan itu, PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group) akan memberikan pembinaan kepada para petani di lereng Gunung Merbabu.

“Kami menginisiasi program petani binaan Merbabu dengan menggandeng UGM dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura,” ujar Director Corporate Affair, Industrial Relation, and Risk Management PT Hero Supermarket Tbk Arief Istanto saat di Dusun Jarakan, Gondangsari, Pakis, kemarin (20/9).

Dalam kemitraan ini UGM dan Dinas Pertanian akan memberikan pembinaan kepada para petani. Yaitu dalam mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas produk pertanian. “Nantinya hasil pertanian akan diserap dan dipasarkan di gerai kami,” katanya.

Ia mengatakan, kemitraan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan program Hero Peduli. Program itu wadah corporate social responsibility Hero Group. Khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan tujuan mensejahterakan petani lokal melalui akses pasar. “Serta pelatihan dan pembinaan agar lebih berkompeten dan berdaya saing tinggi,” katanya.

Pada kesempatan ini dilakukan juga pengenalan produk co-branding petani binaan hasil kerja sama tiga pihak yang diberi nama Merbabu. Adapun kontribusi produk sayuran yang dicapai melalui jalur penyerapan langsung dari petani di gerai Giant per Mei 2016 sebesar 30 persen. Angka ini diharapkan dapat terus berkembang seiring bertambahnya dukungan berbagai pihak.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Holti Kultura Provinsi Jateng Suryo Banendro mengatakan, program kemitraan akan terus dikembangkan. Hal ini karena Kabupaten Magelang punya potensi sangat besar di sektor pertanian. “Program kemitraan ini sangat membantu petani,” katanya. (ady/laz/ong)