JOGJA – Selain bersiap menerima pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Jogja, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja juga terus melakukan pemutakhiran data pemilih. Di antaranya dengan melakukan grebeg pemutakhiran untuk melihat kerja petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

Seperti grebeg pemutakhiran yang dilakukan di Kelurahan Pandeyan Umbulharjo, kemarin (20/9). Ternyata masih ditemui kendala dalam pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. PPDP di TPS 14 Pandeyan Nur Adi Widodo mencontohkan dalam coklit data pemilih, sebagian warga tidak dapat ditemui. “Ada yang pas bekerja atau sudah pindah, tapi masih pegang KTP Kota Jogja,” jelasnya.

Di TPS 14 Pandeyan, total terdapat 339 pemilih yang harus dilakukan verifikasi. Adi menyebut hingga saat ini pihaknya sudah menyelesaikan 70 persen dari total pemilih. Adi akan memverifikasi kembali data pemilih ke yang sebelumnya gagal ditemui.

Sejumlah data pemilih ditemukan tidak faktual karena sudah meninggal dan tidak ditemukan di lapangan. “Dalam seminggu ini kami selesaikan yang masih bisa dihubungi. Konfirmasi ke ketua RT sekitar. Jika tidak ada di lapangan, kami anggap tidak factual,” lanjutnya.

Data dari KPU Kota Jogja, beberapa kecamatan telah memutakhirkan separo dari data pemilih di wilayahya seperti Mergangsan 57 persen, Kotagede 54 persen dan Danurejan 53 persen. Sedangkan Kecamatan Jetis 33 persen, Gedongkiwo 39 persen, Ngampilan 25 persen, Wirobrajan dan Pakualaman 34 persen dan Gondomanan 43 persen
Komisioner KPU Kota Jogja Sri Surani mengakui di wilayah seperti Umbulharjo ada tantangan tersendiri karena banyaknya warga luar Kota yang tinggal di sana. Menurutnya, coklit data pemilih ini juga untuk menghindari mobilisasi massa, walaupun mobilisasi itu sulit dilakukan. Tapi pihaknya memastikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) valid dengan pemutakhiran data pemilih.

Pemutakhiran data pemilih Pilwalkot itu harus selesai pada 7 Oktober 2016. “Harapan kami masyarakat yang di daerahnya belum didatangi PPDP, maka silakan datang ke PPS setempat untuk mendaftarkan diri,” pintanya. (pra/laz/ong)