SLEMAN – Sepuluh regu berhak mewakili Jogjakarta di ajang ISC 2015-2016 National Championship di Prambanan, Oktober mendatang. Para peserta dituntut mepersiapkan diri lebih baik. Sebab, tahapan dan tantangannya akan lebih berat.

Persiapan itu langsung dilakukan Regu Garuda dari SDN Cebongan Sleman. Persiapan menghadapi tahapan final nasional juga akan ditingkatkan. Seperti berlatih tali temali, pengetahuan umum dan kerja sama regu. “Tantangan yang paling susah itu olahraga tradisional,” kata Ketua Regu Garuda Zakki Nouval Hanif.

Hanif senang dan bangga menjadi salah satu wakil Jogjakarta. Namun, mereka tetap harus berlatih lagi agar bisa menjadi yang terbaik di ajang ISC National Championship.

ISC Province Championship ternyata tak hanya tentang tantangan. Bagi Regu Elang dari SDN Nglipar 1 Gunungkidul, ISC juga menjalin pertemanan. Selama menjalani perkemahan, regu ini sudah banyak menambah teman.

Ketua Regu Elang Vito Bintang Montela Gio Tama Putra berharap ISC dapat dikembangkan. Selama mengikuti Pramuka, baru kali ini dia bisa bertemu peserta dari daerah lain. Pengalaman menarik adalah bisa bertukar cerita dan pengalaman dengan anggota lainnya.

Sementara untuk babak ISC National Championship, regunya akan lebih matang. Beberapa catatan yang dipersiapkan adalah merampungkan tantangan. Tali temali masih menjadi focus utama bagi regu ini untuk merampungkan tantangan.

Persaingan dalam regu putri tidak kalah seru. Perjuangan meraih tiket final nasional benar-benar dilakoni total setiap regu. Salah satunya adalah regu SDN Tegalsari Kulonprogo yang mampu meraih tiket final nasional.

Kakak Pembina Regu Ravi Sari Yulianti mengapresiasi keberhasilan regunya. Tugas selanjutnya adalah menyiapkan regu agar mampu menghadapi tantangan tahapan nasional. Selain itu juga memperbaiki mental dari setiap anggota regu untuk berani tampil.

“Untuk mental masih menjadi catatan penting, mereka masih malu-malu. Persiapan lainnya adalah menjaga kesehatan agar saat melakoni final nasional kondisi mereka bugar dan siap,” kata Kak Ravi.

Lima regu yang lolos dari regu putra adalah Gugus Purworejo Gunungkidul, SDN Nglipar 1 Gunungkidul, Gugus Sampang Gunungkidul, Kokap 3 Kulonprogo dan SDN Cebongan Sleman. Sementara untuk regu putri, SD Idea Baru Sleman, SD Tegalsari Kulonprogo, SDN Tawangsari Kulonprogo, SDN Timuran Kota Jogja dan Gugus Pucung Gunungkidul. (dwi/din/ong)