JOGJA – Persija Jakarta menggelar pemusatan latihan di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mulai kemarin (20/9). Rencananya Macan Kemayoran-julukan Persija, akan berada di Jogja sampai 25 September mendatang. Nah, di sela-sela training camp (TC) itu, tidak menutup kemungkinan menggelar laga uji coba dengan klub DIJ, PSS Sleman dan PSIM Jogja.

Pelatih Persija Jakarta Muhammad Zein Al Haddad mengatakan, jika jadi terlaksana, uji coba tersebut akan digelar pada 24 atau 25 September. Menurut pelatih keturunan Arab itu, uji coba penting bagi Bambang Pamungkas dkk untuk mencoba formasi permainan. Juga untuk membangun chemistry antarpemain. “Bukan untuk kalah menang. Kepastiannya kami menunggu dari manajemen,” katanya seusai memimpin latihan di lapangan UNY, Selasa sore.

Pelatih yang disapa Mamak itu mengatakan, sebelumnya dia menginginkan pasukanya bisa beruji coba dengan Timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl. Namun belakangan, TC Timnas digeser ke Solo meskipun sempat dikabarkan akan dilaksanakan di Jogjakarta.

Namun meski demikian, PSS dan PSIM bisa jadi lawan latih tanding yang sesuai untuk Persija. Kedua tim juga sedang mempersiapkan skuadnya sebelum turun di ISC-B di awal Oktober mendatang. Sedangkan mengenai TC di Jogja kali ini, dia akan lebih memfokuskan pada penyelesaian akhir dan visi bermain. “Selain juga organisasi permainan. Bagaimana pemain tengah dan striker bisa saling mengerti satu sama lain,” ungkapnya.

Pada latihan kemarin, tim belum dibebani materi-materi yang berat. Pemain hanya latihan ringan untuk recovery kondisi setelah beberapa hari libur. Dalam latihan sore kemarin juga tampak Jajang Mulyana yang masih dalam tahap seleksi. Mengenai posisi Jajang, dia menyebut akan banyak diskusi dengan manajemen. “Masih seleksi. Kalau pemain baru lagi belum tahu, nanti kalau ada akan dikabari,” ujarnya.

Menukangi Persija yang sudah puasa kemenangan sebanyak 14 pertandingan, menurutnya bukan hal yang mudah. Karena itu seluruh tim perlu kerja keras agar Persija bangkit. “Karena itu salah satunya kita fokus ke finishing. Apalagi banyak striker asing yang baru. Jadi harus kerja keras membangun motivasi bermain,” tandasnya. (riz/din/ong)