JOGJA – Sebuah kendaraan pribadi terkena imbas perkelahian dua kelompok pelajar. Kaca mobil berjenis Avanza dengan nomor polisi K 9486 UC, pecah yang diduga terkena peluru dari jenis air gun.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi kemarin (20/9) siang saat terjadi tawuran antarpelajar di Jalan Keparakan Kidul, Mergangsan, Jogja. Ketika itu pemilik mobil, Dosi, bermaksud manuju rumah di jalan yang sama.

Ketika hendak masuk gang yang menuju rumahnya, tiba-tiba terlihat dua kelompok pelajar saling melempar batu. Mengetahui hal itu, mertuanya yang mengendarai segera menepikan mobil.

“Kemudian terdengar bunyi ledakan seperti tembakan. Setelah dicek, kaca pintu sebelah kanan pecah,” tutur Dosi usai memberikan laporan ke Mapolresta Jogja.

Dia menjelaskan, tidak terlihat jelas siapa yang melakukan penembakan. Namun saat peristiwa itu, terdengar bunyi letusan yang diikuti pecahnya kaca pintu dan serpihannya berhamburan ke dalam mobil.

Saat kejadian, dia sempat melihat pelaku penembakan yakni pelajar yang mengendarai sepeda motor matic warna merah. Namun tidak diketahui nomor polisi sepeda motor tersebut.

Awalnya, dia mengira kaca mobil terkena lemparan. Namun bila melihat lobang kaca yang kecil, mirip tertembus peluru. “Nggak tahu ditembaknya pakai apa, tapi tembus dan dicari di dalam mobil pelurunya tidak ada,” tambah Dosi.

Kapolresta Jogja Kombes Pol Tommy Wibisono menjelaskan, satu mobil yang terjebak perkelahian mengalami kerusakan berupa pecah kaca kanan tengah. Pihaknya kini tengah malakukan penyelidikan atas peristiwa itu.
”Ini jelas pidana perusakan, kami akan tindak tegas,” katanya.

Dia membenarkan adanya peristiwa perkelahian antarpelajar. Diduga salah seorang pelajar membawa air gun. Kapolresta menegaskan sudah mengetahui identitas dari pelaku penembakan.

Saat ini anggota Satreskrim Polresta Jogja masih melakukan pengejaran terhadap pelaku itu. “Kami sudah tahu. Karena itu kami imbau untuk menyerahkan diri saja. Kalau tidak, akan kami jemput di manapun posisinya,” jelasnya. (bhn/laz/ong)