GUNUNGKIDUL – Warga salah satu kompleks perumahan di Wonosari dikejutkan peristiwa yang sulit dijelaskan dengan logika. Harta benda yang mereka miliki tiba-tiba terbakar tanpa diketahui penyebab dan pemicunya.

Kejadian tersebut dialami warga Padukuhan Krangduwet II RT 24/10, Desa Karangrejek, Wonosari, pasangan suami istri Fahrudin dan Vini. Perabotan seperti kasur, gorden, pakaian hingga sarung terbakar tanpa diketahui penyebabnya.

Kali pertama, gorden mereka terbakar pada Jumat (21/9) lalu. Sehari kemudian peristiwa serupa berulang. Kasur di kamar terbakar. Perabotan rumah lain juga ikut terbakar. Kejadian tersebut berlangsung hingga kemarin (23/9).

Kakak kandung korban, Priyati mengatakan, saudara perempuannya mengalami shock dan tengah menjalani perawatan. “Masih menenangkan diri,” kata Priyanti.

Tokoh masyarakat setempat Wahadi mengatakan, kejadian tersebut berlangsung tiga kali. Salah seorang anggota keluarga korban usai salat Subuh tiba-tiba sarung yang dikenakannya terbakar.

Tak lama berselang, seragam pramuka yang disiapkan untuk sekolah juga terbakar. Bahkan harta benda yang dititipkan ke rumah warga juga terbakar. “Seragam pramuka terbakar sekitar pukul 06.30,” kata Wahidi.

Beberapa hari ini, secara giliran warga akan menjaga rumah korban selama 24 jam. Pagi sampai sore, ibu-ibu dan malam, giliran bapak-bapak.

Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi belum menerima laporan adanya kasus tersebut. Dia akan memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengecekan.

Kasus kebakaran ganjil tersebut bukan kali ini saja terjadi. Bulan yang sama pada 2015, perabotan rumah milik warga Kwangen Lor, Pacarejo, Semanu masing-masing Ladino dan Tugiyah juga terbakar tanpa sebab jelas. (gun/iwa/ong)