GUNUNGKIDUL – Panitia seleksi (pansel) membuka pendaftaran lowongan Sekda Gunungkidul sejak 14 September lalu. Namun hingga kemarin, peminat karier tertinggi dalam birokrasi pemerintahan tersebut masih sedikit.

Tiga hari menjelang pendaftaran ditutup, baru ada dua pelamar. Masing-masing, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Tommy Harahap dan Staf Ahli Bupati Widodo. Dua pejabat tersebut mendaftar secara bersamaan kemarin (29/9).

Kedatangan mereka diterima Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Miksan yang juga anggota pansel. Di dalam ruangan sempit memanjang, baik Tommy maupun Widodo menyodorkan berkas keperluan persyaratan melamar sekda.

Setelah dinyatakan lengkap, calon sekda itu meninggalkan ruangan dan kembali beraktivitas di kantor masing-masing. Tommy ditemui usai keluar dari ruangan mengakui siap mengikuti proses seleksi.

“Berkas administrasi sudah kami serahkan kepada pansel. Proses selanjutnya kami tinggal menunggu,” kata Tommy.

Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul itu yakin, siap 100 persen mengikuti tahapan seleksi. Sisa waktu dua tahun menjelang purna tugas menjadi penyemangat untuk meniti karier jabatan tertinggi PNS.

“Menjelang pensiun, saya ingin mencurahkan tenaga dan pikiran untuk membantu bupati dan wakil bupati menjalankan roda pemerintahan,” ujarnya.

Widodo mengaku telah menyerahkan semua berkas kepada pansel. Belakangan, mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul ini disebut paling rajin menyambangi BKD. “Iya, saya sudah mendaftar (sekda) hari ini (kemarin),” kata Widodo.

Miksan menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan, berkas calon sekda terhadap dua pendaftar dinyatakan lengkap. Sempat ada sejumlah catatan, namun bisa langsung diperbaiki.

“Misalnya, surat lamaran harus ditulis tangan. Untuk pendaftaran terakhir ditutup 4 Oktober mendatang,” kata Miksan.

Sejumlah nama pejabat lain dengan kualifikasi mencukupi namun belum mendaftar di antaranya Asisten Bidang Adminsitrasi Umum Anik Indarwati, dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Energi dan Sumberdaya Mineral (Disperindakop ESDM) Hidayat.

Selain itu ada Inspektur Inspektorat Sudjarwo, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Purnama Jaya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Eko Subiantoro, Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Syarief Armunanto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sudodo, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Azman Latif. (gun/iwa/mg2)