SLEMAN – Dalam laga uji coba selama jeda kompetisi ISC-B, PSS Sleman berhasil mengalahkan tim lokal PS Baturetno 3-1 di Lapangan Paskhas, Berbah, Sleman, kemarin (21/10). Tiga gol Laskar Sembada dicetak Tri Handoko dan Dave Mustaine di babak pertama. Sementara Dicky Prayoga menambah gol PSS di akhir babak kedua melalui tendangan bebas. Satu gol yang bersarang di gawang Agung Prasetyo menjadi sorotan pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro.

Menurutnya, pemainnya perlu banyak berkomunikasi dan fokus agar tidak kecolongan. Pihaknya juga berharap pemainnya tidak boleh lagi lengah saat melawan Persepam pekan depan. “Masalah komunikasi dan transisi akan jadi evaluasi dari uji coba ini. Kami berharap saat away ke Madura kami bisa lebih disiplin,” katanya kepada wartawan usai pertandingan.

Sslanjutnya selama satu pekan ke depan, PSS akan berkonsetrasi memperbaiki lini pertahanan dan agresivitas serangan. Selain itu tim pelatih juga akan memilih pemain untuk dibawa ke kandang Persepam.

Manajer PSS Arif Juli Wibowo mengatakan, rencananya manajemen akan membawa 16 pemain ke Madura, Kamis (27/10) mendatang. “Slot kira-kira 16 pemain, kami berangkat hari Kamis. Setelah ini tidak ada pertandingan uji coba lagi. Fokus menjaga fisik dan perbaikan permainan,” tambahnya.

Dalam uji coba itu, pelatih PSS Sleman melakukan beberapa eksperimen terhadap pemain yang ada. Bagas Adi Nugroho, Dicky Prayoga, dan Chandra Waskito, ditempatkan berbeda dari posisi asli mereka. Bagas yang berposisi sebagai bek tengah ditempatkan di bek kiri di babak pertama.

Selama babak pertama, mantan skuad timnas U-19 itu bermain seperti yang diharapkan di posisi itu. Ia tidak berlama-lama dengan bola dan bermain cepat. Sementara di babak kedua, Seto mengembalikkannya di posisi semula dan bergantian duet dengan Waluyo dan Eko Pujianto. “Tapi di babak kedua tadi dia sempat keluar karena cederanya kambuh. Sepertinya masih belum sembuh benar,” kata Seto.

Meskipun demikian, ia cukup puas dengan penampilan para pemain di posisi baru. Sebab mengantisipasi badai cedera di lini belakang, ia menuntut pemainnya dapat bermain di berbagai posisi dengan sama baiknya. “Sudah lumayan bagus. Itu kami lakukan sebagai pertimbangan taktikal menghadapi babak 16 besar dan sebagai simulasi andai banyak pemain yang cedera,” imbuhnya.

Sedangkan Chandra Waskito yang mulai produktif dengan dua golnya, dicoba di posisi sayap kiri. Penampilannya tak mengecewakan Seto. Kerja sama dengan Eka Angger di bek kiri juga kerap mengancam pertahanan lawan. Selain itu Dicky Prayoga yang biasa menempati posisi ini digeser menjadi gelandang serang.

Seto juga masih mengasah formasi 4-4-2 dengan dua striker. “Hari ini (kemarin, Red) memang kami coba semuanya termasuk formasi. Selain itu kami menurunkan pemain yang jarang main agar kemampuannya tidak menurun,” tandasnya. (riz/laz/ong)