RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Warga Pedukuhan Pantog Wetan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang dikejutkan penemuan mayat bayi mengambang di pintu air kemarin. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang ibu kandungnya.

Jenazah bayi kali pertama ditemukan warga yang tengah melintas. Kabar tersebut lalu dilaporkan warga ke polisi. Lalu polisi datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dibatu tim medis Puskesmas Kalibawang, visum dilakukan di lokasi. Hasilnya, bayi perempuan itu diperkirakan sudah meninggal tiga hari. “Tali pusarnya masih terikat, dan orok ini sulit dikenali,” jelas petugas medis Puskesmas Kalibawang, dr Nita, di lokasi penemuan.

Kapolsek Kalibawang Kompol Joko Sumarah masih berupaya melakukan penyelidikan. Tim Reskrim dan intel mencari informasi ibu hamil yang diduga melakukan pembuangan bayi.

“Melihat lokasi, kemungkinan bayi ini dibuang di aliran Sungai Progo. Terbawa banjir kemudian hanyut dan mengambang bersama sampah, kami masih melakukan penyelidikan,” kata Joko.

Alur Sungai Progo cukup panjang termasuk hulunya di Sleman dan Magelang. Tidak menutup kemungkinan bayi itu di buang di atas dan terbawa arus ke bawah.

“Jenazah sudah dimakamkan di Makam Jetis Desa Banjarasri. Sebelumnya disimpan di RS St Yusuf Boro untuk disucikan,” kata Joko. (tom/iwa/mar)