RADARJOGJA.CO.ID – Pemkab Gunungkidul berupaya mendorong pemerintah desa melek teknologi. Melalui Sistem Informasi Desa (SID) berbasis tekhnologi informasi (IT), diharapkan kinerja desa dapat terpantau masyarakat.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, sebagian desa sudah melaksanakan SID. Namun, baru ada satu yang mendapat nilai plus. Yakni, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang. Pada halaman websitenya, sudah ada SID.

“Di desa Girisuko cukup komplit. Ada SID dan pemaparan program dalam APBDes, sehingga masyarakat yang ingin tahu bisa melihat sampai pada pemaparan tingkat individu,” kata Immawan Wahyudi, Rabu (30/11).

Ia berharap nilai plus Desa Girisuko bisa diterapkan di desa lain. Sebab, sampai saat ini masih sebagian kecil yang sudah menerapkan SID. Ke depan, desa lain bisa melaksanakan, tidak hanya menyangkut informasi desa. Namun dilengkapi program hingga transparansi dalam penggunaan anggaran.

“Kami menargetkan, penyelesaian SID di Gunungkidul pada Januari 2017,” tegasnya.

Sekarang ini, seluruh SID belum diupdate. Karena masih menunggu penyelesaian seluruh desa. Setelah itu, harapannya setiap desa bisa mengembangkan SID secara mandiri. Nanti desa diberikan kesempatan mengembangkan aplikasinya sesuai desa masing-masing. “Datanya di upgrade maksimal 6 bulan sekali,” terangnya.

Menurut Immawan, beberapa manfaat yang bisa diambil dari pemanfaatan SID adalah dorongan pada perangkat desa untuk bisa melek teknologi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Masyarakat mudah mengakses informasi desa. Warga bisa mengawasi pemerintahan desa,” ucapnya.(gun/hes)