Tanggul Kali Carik di Pedukuhan Seling, Desa Kebonrejo, Temon yang masih dalam proses pengerjaan ternyata ambrol. (Foto: Hendri Utomo/Radar Jogja Online)
RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Tanggul Kali Carik di Pedukuhan Seling, Desa Kebonrejo, Temon yang masih dalam proses pengerjaan ambrol. Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati pun dibuat berang.

Akhid menduga jebolnya tanggul disebabkan kualitas bangunan buruk. Rekanan menggunakan material yang tidak sesuai standar. Selain kualitas buruk, Akhid menilai rekanan kurang serius. Menggarap proyek yang volumenya besar itu rekanan hanya mempekerjakan 11 buruh dan satu pengawas.

“Ini menunjukkan rekanan nylekethe. Masak pekerjaan sebesar ini dikerjakan beberapa orang saja? Materialnya pun tidak ada,” kata Akhid di lokasi tanggul Kamis (1/12).

Dia datang bersama Kabid Bina Marga DPU A. Nurcahyo Budi Wibowo. Kepada pelaksana pekerjaan Akhid minta agar jumlah pekerja ditambah untuk mempercepat pembangunan dan memperbaiki tanggul yang ambrol.

“Ini sudah Desember. Sering terjadi hujan yang bisa mengganggu pembangunan tanggul, materialnya juga jangan asal-asalan,” tegas politikus PDIP itu.

Menurut Dukuh Seling Sugiyo ambrolnya tanggul terjadi saat banjir Selasa (29/11) malam. Sebelumnya, tanggul sudah ambrol sedikit. Pada Selasa malam tanggul yang ambrol tambah besar mencapai panjang 15 meter.

“Harap pembangunan tanggul disempurnakan. Kalau tidak, jika terjadi banjir, air Kali Carik meluber dan menggenangi rumah warga,” kata Sugiyo.

Menindaklanjuti persoalan tersebut Akhid akan memanggil Kepala Bappeda, DPU dan BPBD guna membahas langkah selanjutnya. Tanggul Kali Carik dan Jembatan Sipon Buntu merupakan wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO). Sehingga penyelesaiannya harus dikordinasikan dengan instansi tersebut.

“Namun untuk talud jalan yang longsor merupakan wewenang Pemkab Kulonprogo. Namun karena APBD 2017 sudah ditetapkan, perlu dicari anggaran lain yang bisa digunakan. Yang jelas, semua harus segera diselesaikan karena menyangkut kepentingan masyarakat,” kata Akhid. (tom/iwa/mar)