RADARJOGJA-Ini peringatan bagi suami yang kerap jajan. Atau, kaum perempuan yang terpaksa menjajakan tubuhnya. Akibat dari kelakuan orang tua, lima bayi di bawah lima tahun (balita) di Kota Jogja terlahir dengan mengidap HIV.

Balita itu pun untuk hidup tak bisa terpisahkan dari obat antiretroviral atau (ARV). Balita itu setiap 12 jam harus meminum seumur hidup. “Ibu sudah positif terkena HIV,” ujar Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Jogja Ghanis Kristia.

Karena sudah terlahir dengan kondisi terkena HIV, anak tersebut harus minum ARV seumur hidup dan bukan untuk meyembuhkan. Metodenya sama dengan orang dewasa, hanya dosisnya yang berbeda. “Untuk anak juga sudah ada ARV anak yang harus diminum tiap 12 jam,” jelasnya.

Ghanis mengatakan dengan status terinfeksi HIV, anak masih bisa tumbuh dengan normal dan sehat, meski tiap hari harus meminum ARV. “Pengalaman ada yang hingga usia delapan tahun masih sehat dan pintar,” katanya.

Sebagai pencegahan HIV dari ibu ke anak, lanjut Ghanis, di Kota Jogja ketika ada ibu hamil yang memeriksakan kesehatan akan ditawari untuk tes HIV. “Karena kalau sudah terlahir HIV harus minum obat seumur hidup,” sambungnya.(pra/eri)