RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA– Para pemain PSIM Jogja telah dibubarkan. Itu setelah mereka tidak lagi berkompetisi di ISC-B. Namun untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim 2017, rencananya manajemen Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja akan membentuk tim di awal tahun depan.

Beberapa pemain lawas yang direkomendasikan pelatih akan dikombinasikan dengan pemain baru yang akan diincar. Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa mengatakan, dengan asumsi kompetisi divisi utama dimulai sekitar bulan Maret 2017 mendatang, tim harus dipersiapkan lebih awal.

Karena itu menurutnya manajemen sudah harus mempersiapkan pembentukan tim sejak Januari. “Kami akan lihat perkembangan dan pengumuman resmi dari PSSI nanti. Namun kalau bisa mempersiapkan tim lebih awal maka skuad bisa lebih siap,” katanya, kemarin (1/12).

Januari 2017 dipilih karena pada bulan tersebut, semua kompetisi diyakini sudah selesai. Baik TSC, ISC-B, Liga Nusantara, dan juga Piala Suratin. Sehingga, selain seleksi pemain dan pembentukan tim maka bisa diteruskan dengan langsung menggeber latihan. “Berbekal skuad sebelumnya tinggal perlu penambahan beberapa pemain saja. Seperti mungkin di sektor tengah dan sayap yang bisa diisi pemain yang sudah berpengalaman dan mainnya bagus,” tambahnya.

Sementara itu, mengenai posisi pelatih, jika tidak ada perubahan regulasi maka manajemen masih akan mempercayakan pada komposisi Erwan Hendarwanto sebagai pelatih kepala, Didik Wisnu sebagai asisten pelatih dan Bagyo Irianto sebagai pelatih fisik. Ketiganya dinilai mampu membangun tim PSIM yang bisa bersaing di ISC-B lalu.

Tetapi jika regulasi menuntut pelatih divisi utama harus lisensi AFC maka akan dibahas di internal manajemen. Sebab saat ini pelatih yang dimiliki PSIM baru berlabel B Nasional. “Selama regulasi masih membolehkan kami masih akan mempercayakan kepada pelatih saat ini,” ungkapnya.

Sebelumnya Erwan Hendarwanto mengatakan, pertemuan antara tim pelatih dan manajemen kemungkinan akan dilaksanakan setelah selesainya kompetisi Linus dan Piala Suratin. Sebab banyak pengurus klub yang juga menjadi panitia di dalamnya. Termasuk mengenai rekomendasi pemain baiknya dibahas bersama dalam sebuah pertemuan antara manajemen dan pelatih.

Selain itu, Erwan juga akan memberikan masukan kepada manajemen beberapa pemain incaran yang potensial direktur untuk memperkuat tim. Menurutnya, beberapa pemain yang turun di Liga Nusantara juga banyak yang memiliki skill dan kemampuan bagus. Sehingga patut untuk dipertimbangkan masuk dalam skuad. “Ada beberapa yang kami tertarik secara kemampuanya cukup bagus. Namun baru sebatas kami jadikan catatan dan belum ada komunikasi lebih lanjut,” jelasnya. (riz/din/ong)