RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah DIJ membuat Direktorat Lalu Lintas Polda DIJ prihatin. Sebagai bentuk keprihatinan tersebut, Ditlantas Polda DIJ bersama PT Jasa Raharja terus berupaya menyadarkan masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas.

Salah satu aksi nyata untuk menyadarkan masyarakat dengan melakukan sosialisasi di sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat umum. Senin (5/12) Ditlantas Polda DIJ mengisi acara sosialisasi UU Lalu Lintas dan tata cara pengurusan santunan PT Jasa Raharja di SMAN 1 Banguntapan Bantul.

Dalam kesempatan itu, Sukijo berpesan kepada siswa-siswi dan guru yang mengemudikan kendaraan supaya selalu mentaati rambu lalu lintas. Salah satunya adalah mematuhi rambu lalu lintas Apill (alat pemberi isyarat lalu lintas) yang biasanya terpasang di bawah lampu Traffic Light.

“Jika Apill bertuliskan larangan belok kiri maka jangan langsung belok kiri. Tunggu dulu lampu traffic sampai menyala warna hijau baru jalan,” kata Kasi Dikmas Ditlantas Polda DIJ Kompol Sukijo.

sosialisasi-tanya-jawab

Selain itu, Sukijo mengingatkan kepada para siswa untuk selalu menjalankan 3 siap sebelum bepergian dengan kendaraan bermotor. Siap pertama adalah siap jasmani dan rohani. Maksudnya, kondisi kesehatan pengemudi harus benar-benar fit, tidak dalam pengaruh obat-obatan atau minuman keras.

Kedua, siap kendaraan. Maksudnya, sebelum bepergian pengemudi diminta mengecek kondisi kendaraan seperti kondisi ban, rem, lampu penerangan, bahan bakar, spion, dan lain sebagainya.

“Yang terakhir pengemudi harus siap mentaati rambu lalu lintas. Dengan tiga siap ini, pengemudi akan selamat sampai tujuan,” terang Sukijo. (mar/dem)