RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – PDAM Tirto Binangun membuka layanan sambungan gratis bagi warga miskin melalui APBN 2017. Proyek itu, Sambungan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SRMBR).

“Mulai Desember, kami sudah membuka pendaftaran. Sambungan gratis ini sampai pertengahan Januari 2017. Pemasangannya Juli-Agustus 2017,” kata Direktur PDAM Kulonprogo Jumantara kemarin.

Warga yang memperoleh sambungan gratis ini merupakan warga berpenghasilan rendah. Indikasinya, rumahnya memiliki sambungan listrik PLN di bawah 900 watt.

“Sambungan gratis ini dapat diminta seluruh masyarakat Kulonprogo yang rumahnya dekat dengan jaringan PDAM. Instalasi yang sudah kami siapkan sebanyak 1.000 sambungan rumah,” jelas Jumantara.

Menurut dia, proyek ini untuk membantu masyarakat mendapat air bersih yang sehat dari PDAM. “Masih ada warga yang kesulitan air bersih saat kemarau. Ada juga yang sumurnya berkapur, banyak kandungan seng, warnanya keruh,” ujar Jumantara.

Kabid Pelayanan Pelanggan PDAM Kulonprogo Suyana mengatakan syarat sambungan gratis dengan mengisi blanko. Dilampiri fotokopi KTP serta rekening listrik 900 watt/1.300 watt. Serta uang pendaftaran Rp 10 ribu.

“PDAM Kulonprogo sudah memasang 22.100 sambungan rumah. Kami siap melayani tambahan jaringan untuk pemukiman yang jaraknya sekitar 500 meter hingga 1 kilometer dari jaringan,” kata Suyana.

Proyek gratis ini, tidak akan mengganggu layanan air pelanggan yang sudah ada. Karena kapasitas air PDAM Kulonprogo 80 liter per detik. Dapat digunakan 8.000 rumah tangga. Sementara untuk kebutuhan bandara serta kawasan industri Sentolo, tidak akan mengganggu pelayanan pelanggan.

“Untuk Temon, Bandara serta Sentolo Kawasan Industri kami akan membangun stasiun pengambilan air Sungai Progo. Diolah di Salamreja Sentolo serta di Sapon Lendah. Kapasitasnya 400 liter per detik,” kata Suyana. (tom/iwa/mar)