RADARJOGJA.CO.ID-Pernyataan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh saat Parade Kebhinekaan Indonesia (PKI) di Car Free Day (CFD), Minggu (4/12) lalu berbuntut panjang. Pernyataan yang isinya menganggap pelaksanaan CFD adalah tidak penting menuai perlawanan dari inisifiator CFD Karya Ersada.

Karya menegaskan, dirinya bersama dengan inisiator lain CFD tengah berkonsultasi dengan civil society untuk melakukan somasi. Bahkan, melayangkan gugatan secara hukum terhadap Surya Paloh. “Kami akan menyurati beliau (Surya Paloh) untuk meminta maaf,” ujar Karya di kawasan Sarinah, Jakarta.

Dari surat tersebut, pihaknya berharap ada tanggapan dari Surya Palon. “Supaya beliau mengerti dan mencabut kata-katanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menilai tidak ada yang salah dari penggunaan atribut partai politik dalam acara Kita Indonesia di Jakarta, Minggu (4/11) pagi.

Surya beralasan, acara yang digelar di zona CFD kawasan Sudirman-Thamrin tersebut memiliki tujuan mulia. Kata dia, apalah arti CFD dibandingkan dengan persatuan bangsa.

Seperti diketahui, penggunaan atribut partai dalam kegiatan tersebut melanggar Pergub DKI Nomor 12 tahyn 2016 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

Pergub tersebut diketahui menyebutkan bahwa CFD tidak boleh dimanfaatkan untuk acara yang bermuatan politik.(cr2/JPG/eri)