RADARJOGJA.CO.ID – Hujan yang mengguyur dalam sepekan terakhir memicu abrasi di sejumlah pantai di Gunungkidul. Melihat itu, pemkab langsung bersikap dengan melakukan penertiban sempadan pantai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Budhi Harjo mengatakan, pihaknya secara resmi belum menerima laporan terjadinya abrasi di pantai Selatan.

“Tadi ada informasi bahwa abrasi menerjang sejumlah pantai di Gunungkidul,” kata Budhi Harjo, Senin (5/12).

Dari situ, BPBD berkoordinasi dengan pihak terkait agar langsung menindaklanuti dengan upaya penertiban. Sepanjang pantai yang selama ini berdiri bangunan di kawasan terlarang akan ditertibkan.

“Jadi, bencana abrasi akan ditindaklanjuti dengan upaya penertiban,” terangnya.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, banjir di sungai bawah tanah Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari membuat kawasan Pantai Baron mengalami abrasi. “Kedalaman abrasi sekitar 50 sentimeter,” kata Surisdiyanto.

Abarasi Pantai Baron bukan kali ini saja terjadi. bahkan, menjadi langganan abrasi, karena adanya gabungan aliran air dari sungai bawah tanah dan ombak dari laut. Jika sudah begitu, keselamatan mengancam wisatawan.

“Kami mengimbau pada pengunjung untuk berhati-hati. Untuk sementara waktu pengunjung tidak boleh melakukan aktivitas bermain air,” ujarnya.

Menurutnya, pertemuan dua arus tersebut seringkali menyita perhatian pengunjung. Mereka lantas mendekat dan berusaha bermain air atau sekedar mengabadikan fenomena tersebut dengan kamera atau ponsel.

Kasi logistik dan kedaruratan BPBD Gunungkidul Sutaryono menyampaikan, bencana longsor masih mengancam zona utara. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIJ sendiri telah memperingatkan cuaca ekstrem pada musim hujan serta potensi bencana akibat hujan deras dan angin kencang.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti DPU untuk mengantisipasi rekahan semakin lebar. Kami berharap jika malam atau hujan deras sebaiknya mengungsi,” kata Sutaryono.(gun/hes)