RADARJOGJA.CO.IDGempa bumi di Aceh tepatnya Pidie Jaya mendapatkan simpati dari banyak kalangan. Dari DIJ, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) guna membantu proses evakuasi akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh.

“Total personel yang kami berangkatkan ada tujuh orang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DIJ Krido Suprayitno.

Personel yang berangkat itu, tujuh orang itu terdiri lima personel anggota Urban SAR (USAR) dan dua orang dari Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC).

Tim USAR itu mempunyai keahlian khusus. Mereka berada di lokasi bencana hingga Jumat (9/12). Tugasnya antara lain mengadakan assessment dan evakuasi di lokasi bencana. Misalnya terhadap bangunan rumah penduduk, gedung-gedung maupun jembatan. Khususnya penemuan lokasi dan pembebasan korban yang terjebak bangunan runtuh..

“Tim khusus kami itu akan membantu Pemprov Aceh yang telah menetapkan kondisi darurat provinsi selama tiga hari ke depan,” jelas Krido.

Setelah tiga hari, mereka akan balik ke Jogja guna melaporkan hasil kerja selama di Aceh kepada Krido. Selanjutnya mereka akan mengadakan evaluasi sekaligus membuat rekomendasi guna disampaikan kepada Gubernur DIJ Hamengku Buwono X.

“Nantinya Bapak Gubernur yang memutuskan apa saja bentuk bantuan yang akan diberikan ke Aceh,” lanjutnya. (bhn/eri)