RADARJOGJA.CO.ID–Gempa 6,5 skala rithcer (SR) di kawasan Pidie Jaya, Aceh menjadi duka bersama. Mahasiswa Aceh yang tengah menimba ilmu di Jogjakarta membuka posko peduli bencana di Asrama Mahasiswa Aceh di Jalan Kartini, Sagan, Jogja, penggalangan dana, sampai doa bersama.

Penggalangan dana mulai Kamis (8/12), dilakukan di Jalan Magelang, Jalan Kaliurang, dan seputar Tugu Jogja. “Dilanjutkan ke kawasan Gondokusuman dan sepanjang Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer,” ungkap Koordinator Pengumpulan Dana untuk Aceh Barral Muharram.

Rencananya, lanjut Barral, bantuan yang berhasil dikumpulkan ini dikirimkan ke lokasi bencana bersamaan dengan pengiriman relawan. Ada sekitar lima orang yang akan berangkat ke Pidie Jaya.

“Kami usahakan pengiriman bantuan yang bersifat darurat seperti popok bayi dan bahan makanan dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Barral mengungkapkan, mahasiswa Aceh yang ada di DIJ saat ini tengah berduka. Kendati begitu, mereka saling menguatkan dengan memberikan support dan semangat. Barral mengungkapkan, ada sekitar 32 mahasiswa yang berasal dari Pidie Jaya. “Salah satu di antaranya tengah berduka. Kakak dari mahasiswa bernama Habibi wafat ketika gempa berlangsung. Kami kirimkan doa dari Jogja,” ungkapnya.

Malamnya, pukul 20.30 mahasiswa di asrama menggelar zikir dan doa bersama. Mereka juga menggelar pengajian di Jogokaryan. (mg4/eri)