RADARJOGJA.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul menggencarkan sosialisasi pentingnya memeriksakan kandungan. Sebab, dari puluhan ribu ibu hamil, 20 persen di antaranya beresiko tinggi (bumil risti).

Bumil risti merupakan kehamilan yang mempunyai resiko akan terjadinya komplikasi (seperti penyakit atau kematian pada ibu atau juga jabang bayi). Biasanya, ini terjadi setelah atau sebelum persalinan.

Kepala Dinkes Gunungkidul Agus Prihastoro mengatakan, angka ibu hamil sampai November 2016, jumlahnya mencapai 10 ribuan. Dari jumlah tersebut, banyak yang beresiko tinggi, sehingga perlu penanganan lebih lanjut.

“Ada 20 persen merupakan resiko tinggi. Di antaranya hamil usia dini jumlahnya mencapai 400 orang,” kata Agus Prihastoro, Kamis (8/12).

Dijelaskan Agus, ibu hamil resiko tinggi harus menjadi perhatian semua pihak. Dalam catatannya, angka kematian ibu (AKI) tahun ini ada 4 kasus . Angka tersebut memang mengalami penurunan dibanding dua tahun sebelumnya. Masih berdasarkan data, angka kematian ibu hamil pada tahun 2014 mencapai8 kasus, kemudian tahun 2015 , jumlah bayi yang lahir jadi anak yatim ada 7 kasus.

Mengacu pada data world Bank di seluruh Indonesia, terdapat 8.800 ibu meninggal dunia. Artinya, 359 per 100.000 jumlah kelahiran. “Kami terus berupaya menekan kematian ibu hamil,” janjinya.

Salah satu upayanya adalah melakukan sosialisasi pada masyarakat, agar ibu hamil rajin memeriksakan kandungan ke bidan, puskesmas, maupun dokter terdekat. Selain itu, Dinkes juga menggelindingkan program “SMS bunda. ” Ini digunakan sebagai sasaran sosialisasi warga.

Bupati Gunungkidul Badingah menegaskan, upaya menekan kasus kematian ibu dituangkan dalam peraturan bupati. Poin pentingnya di antaranya, pencegahan pernikahan anak dan ditindaklanjuti, mulai tingkat desa dan padukuhan.

“Kami berupaya membuat pertauran yang melindungi masyarakat, terutama ibu hamil dan anak. Ini dilakukan dengan perda perlindungan ibu dan anak,” katanya.

Badingah berharap, dengan berbagai upaya tersebut, bisa mengurangi angka kematian ibu hamil.(gun/hes)