RADARJOGJA.CO.ID – Sepanjang November, karyawan JNE mendapat apresiasi dari manajemen, karena bersamaan dengan peringatan HUT Ke-26 JNE. Perusahaan pengiriman barang ini juga memberi apresiasi pada pelanggan melalui pelaksanaan Harbokir (Hari Bebas Ongkos Kirim) selama 2 hari berturut-turut, 26 dan 27 November 2016. Berkat program tersebut, jumlah kiriman meningkat hingga 108 persen.

Sepanjang 2016, JNE juga meraih berbagai penghargaan bergengsi di berbagai bidang. Semua itu tak lepas dari kepercayaan masyarakat sebagai pengguna setia layanan JNE.

Jelang penghujung tahun, JNE dianugerahi penghargaan dari iDEA (Indonesian E-Commerce Association) yang bekerja sama dengan MARS Indonesia serta SWA. Penghargaan ini merupakan Indonesia E-Commerce Award 2016 dan JNE dinobatkan sebagai peraih penghargaan tertinggi pilihan konsumen Indonesia. Yakni, Platinum Winner kategori Jasa Pengiriman.

Indonesia E-Commerce Award yang pertama kalinya diselenggarakan ini, adalah penghargaan untuk perusahaan dari berbagai bidang yang bergerak di industri e-commerce, dimana hasil dari penelitiannya membuktikan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menjadi pilihan utama konsumen.

Penghargaan diserahkan President Director of MARS Indonesia Dr Ir Asto Sunu Subroto MM pada perwakilan JNE. Yaitu, VP of Marketing JNE Eri Palgunadi. Malam penghargaan digelar di Exodus Lounge, Kuningan City, Jakarta, beberapa waktu lalu (1/12).

Presiden Direktur JNE M. Feriadi menyampaikan terima kasih atas penganugerahan Indonesia E-Commerce Award 2016 Platinum Winner kategori Jasa Pengirimanepada JNE.

“Kami mengapresiasi penghargaan dari iDEA dan MARS Indonesia serta SWA ini,” kata Feriadi.

Feriadi melanjutkan, penelitian yang dilakukan sangat bermanfaat bagi pelaku usaha. Termasuk JNE. Karena memberikan informasi penting terkait bisnis e-commerce. Dengan riset tersebut, informasi tentang market size e-commerce di Indonesia dan potensinya, serta kebutuhan konsumen bisa didapatkan. Sehingga menjadi pemicu JNE dalam meningkatkan kinerja, serta berinovasi demi memberikan kualitas pelayanan yang lebih maksimal lagi di bidang distribusi paket di waktu yang akan datang.

“Karena JNE memiliki peran penting, di mana penyampaian fisik barang dalam transaksi e-commerce mutlak harus terjadi,” imbuhnya.

Seiring perkembangan e-commerce, JNE juga melakukan inovasi dan peningkatan kualitas di bidang IT, SDM maupun infrastruktur. Ini dilakukan agar JNE bisa selalu memenuhi kebutuhan distribusi paket dalam e-commerce.

“Menurut Studi E-commerce Indonesia 2016 oleh iDEA, nilai transaksi atau belanja Ecommerce di dalam negeri mencapai lebih dari Rp 80 triliun,” jelasnya.

Ditambahkan, inovasi dan pengembangan di sepanjang 2016 telah dilakukan JNE untuk mendukung serta memberikan kemudahan bagi pelaku e-commerce dalam menjalankan proses pengiriman, termasuk bertransaksi. Inovasi tersebut, di antaranya mobile apps MyJNE dan pembaruan website yang diluncurkan bersama dengan produkproduk layanan lainnya. Yaitu, JNE Trucking, JNE Pop-Box, @Box Prepaid, SMS status pengiriman paket yang kini lebih detil serta inovasi lainnya.

Selain itu, infrastruktur baru dibangun sebagai penunjang operasional distribusi paket maupun jaringan berupa titik layanan, sehingga memungkinkan pelanggan di wilayah pelosok menikmati produk layanan YES (Yakin Esok Sampai) yang memiliki estimasi waktu penyampaian 1 – 2 hari.

Tahun ini, JNE memperluas kerja sama dengan pelaku e-commerce. Yaitu online marketplace Shopee, setelah sebelumnya bekerja sama dengan Tokopedia, Bukalapak, Elevania, Lazada dan lainnya.

“Keseluruhan langkah tersebut untuk mendukung e-commerce di Indonesia di mana kapabilitas JNE mampu menangani hingga 16 juta pengiriman dalam 1 bulan dan 60 – 70 persen dari total tersebut adalah pengiriman e-commerce,” katanya.(hes/dem)