RADARJOGJA.CO.ID-Laga menentukan Indonesian Soccer Championship (ISC) B akan dihelat di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, malam ini (9/12). Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro optimis mampu menumbangkan Perserang Serang.

Seto mengaku, telah mengantongi kualitas calon lawan anak asuhnya tersebut. Dirinya pun sudah melakukan analisa terhadap kekuatan lawan. Ini pula yang selama ini digodok Seto agar skuadnya bisa unggul terhadap Laskar Laskar Singandaru- julukan Perserang.

“Mereka baik, di perdelapan final bisa mendepak Persik Kediri,” kata Seto.

Berbekal kekuatan lawan, Seto mencatat beberapa hal penting yang harus dibenahi anak asuhnya. Terutama lini depan, harus mampu memaksimalkan finishing. Sebab, skuad anak asuh Mustofa Aji tersebut dikawal Tema Mursadat di bawah mistar gawang membuat pemain lain merasa aman. Mantan penjaga gawang Persib Bandung kelahiran Banten itu menambah kokohnya pertahanan Perserang.

Nah, PSS Sleman sebagai lawan Perserang tentu paham kondisi tersebut. Karena itu dalam beberapa kali latihan dan uji coba, materi finishing lebih dioptimalkan. Gelandang dan strikernya dituntut untuk lebih kreatif menggempur pertahanan lawan. Sedangkan mengenai skema 4-4-2 yang dinilai lebih offensif, tidak menutup kemungkinan akan dijalankan.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro mengaku, opsi empat gelandang dan dua striker memang akan lebih tajam. Namun kuncinya ada di transisi antara menyerang dan saat kehilangan bola.

“Kami masih akan mulai dengan skema yang biasa kami mainkan. Namun jika di tengah pertandingan diperlukan dan memungkinkan, apa saja bisa terjadi. Termasuk menambah striker di depan agar lebih tajam dan menyerang,” ujar Seto.

Dari list pemain yang dibawa, ada dua striker murni Riski Novriansyah dan Bijahil Chalwa. Namun tidak menutup kemungkinan menduetkan salah satunya dengan Kito Chandra yang piawai mencari ruang dan mencetak gol. Terlebih, dengan koleksi 13 golnya saat ini, Kito tentu akan bersemangat menjebol gawang lawan untuk menjaga kans menjadi top skorer.

Namun jika upaya dari open play buntu, PSS punya alternatif dari percobaan set-piece atau bola mati. Beberapa pemain punya kemampuan tendangan bebas yang cukup baik. Seperti Busari, Riski dan Bagas. (riz/eri)