JOGJA– PT Jasa Raharja (Persero) menggelar diklat kewirausahaan kepada 29 mitra binaan di DIJ, Rabu (14/12), di Grand Tjokro Hotel. Mengusung tema Peningkatan Motivasi dan Jiwa Kewirausahaan acara ini diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi mitra binaan untuk mengembangkan usahanya lebih baik lagi.

Plt Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) DIJ Hery Mujiono menuturkan, dari 33 mitra binaan di DIJ, 29 menjadi peserta dalam acara ini. Adapun jenis bidang usaha yang didampingi kebanyakan dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seperti toko kelontong, angkringan, bengkel, petani, hingga kerajinan tangan.

“Syarat menjadi mitra binaan ini sangat mudah. Cukup mengajukan permohonan berbentuk proposal, mengisi jumlah kredit yang diminta, hingga aset yang dimiliki calon peserta,” ujarnya. Menurut Herry, pengisian aset ini sangat penting demi kelancaran kredit yang dibayarkan tiap bulan.

[ad id=”38646″]
Sama seperti program kemitraan BUMN lainnya, jumlah pinjaman yang diberikan kepada mitra binaan ini mulai dari Rp. 2.500.000- Rp.75.000.000. Namun khusus di Jogja maksimal pinjaman hanya sampai Rp. 25.000.000. “Rencananya sih mau kami naikkan lagi. Tapi ini baru tahap pengajuan, semoga di ACC supaya bisa lebih membantu lagi,” jelasnya.

Bunga yang diberikan oleh PT Jasa Raharja (Persero) sama sekali tidak memberatkan, enam persen pertahun. “Karena ini program kemitraan dan bukan KUR, bunga yang berikan sangat rendah. Selain visi dan misinya beda, sistem manajemennya juga beda,” terangnya.

Di 2016 ini, jumlah dana pinjaman yang disalurkan PT Jasa Raharja telah mencapai 650 juta. Dana tersebut berhasil berikan kepada 33 mitra binaan di DIJ. “Selain itu dari pertama kali program ini dilaksanakan pada tahun 2000 sampai akhir 2016 lebih dari 14 milyar dana pinjaman juga telah kami bagikan kepada 671 orang mitra binaan di DIJ,” tuturnya.

Kanit PKBL PT Jasa Raharja DIJ Nur Cahya memaparkan, ada berbagai macam kriteria usaha agar bisa mendapat dana pinjaman dari perusahaannya. Diantaranya harus yang benar- benar membutuhkan, bidang usahanya tergolong kreatif dan inovatif, serta memiliki peluang usaha untuk berkembang.

“Kami berharap acara ini dapat memberikan pencerahan dan motivasi bagi pemilik untuk mengembangkan usahanya lebih baik lagi. Selain itu juga sebagai upaya sosialisasi Jasa Raharja untuk memberikan pendampingan serta bantuan bagi masyarakat yang ingin berwirausaha khususnya jika ada keluarganya yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas akan kami bantu mengembangkannya,” pungkasnya. (mar/dem)