Hanya Diberi Tenggat Waktu 110 Menit

RADARJOGJA.CO.ID – HANOI – Mekanik jadi garda depan dalam memberikan layanan after sales. Kemampuan mereka perlu terus di-update. Memotivasi mekanik dalam meningkatkan skill, diadakan Honda Asia and Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2016 di Honda Training Center Hanoi, Vietnam, Kamis (15/12).

Ada enam negara yang ikut dalam kompetisi ini, dari Indonesia, Vietnam, Pakistan, India, Thailand, dan Filipina. Dari Indonesia, dua mekanik Astra Honda Authorized Service Stastion (AHASS) Fadzar Supriadi dan Endro Setiaji yang maju untuk adu skill.

General Director Honda Vietnam Minoru Kato mengungkapkan, tujuan utama dari kompetisi ini tidak hanya untuk kebanggaan sang mekanik saja. Selain mengasah kemampuan mereka dalam memperbaiki motor maupun servis kendaraan, utamanya untuk memberikan kepuasan terhadap konsumen.

“Memastikan konsumen tak kecewa dengan pelayanan yang diberikan,” ungkapnya dalam opening ceremony kemarin.

General Manager Customer Service Division Asian Honda Motor Co Ltd Nobuo Kannonji mengungkapkan, kompetisi ini untuk menjaga standardisasi mekanik di tingkat regional. Meski di tiap negara memiliki komponen dan produk yang sedikit berbeda, maupun budaya konsumen yang berbeda, mekanik Honda tetap punya standar tersendiri.

“Kompetisi ini termasuk upper level,” ungkapnya.

Mekanik juga harus punya kemampuan komunikasi yang baik. Karena mereka harus bisa menjelaskan tingkat kerusakan dan menginformasikan manfaat penggunaan genuine spare part.

“Honda juga memiliki Service Advisor yang diambil dari mekanik yang sudah masuk kategori high level,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kompetisi yang berlangsung selama satu hari, sebanyak 12 mekanik dari enam negara harus mengikuti dua tes. Pertama, tes teori sesuai dengan standar operation procedure dalam menangani kendaraan. Kedua, tes praktik, dimana mekanik harus bisa menyelesaikan sebuah kasus yang dialami konsumen.

Technical Training Department AHM Winaryanto mengungkapkan, para mekanik harus menyelesaikan dua kasus dengan waktu 110 menit saja. Kasus pertama, mekanik harus menunjukkan komponen yang bermasalah (wiring diagram), kemudian kasus kedua harus replacement kampas rem dan maintenance 16 item reguler.

“Semua itu sudah kami pelajari. Yakin mekanik AHM bisa menyelesaikannya,” ungkapnya di sela kompetisi. (ila/ong)