RADARJOGJA.CO.ID – RATUSAN pelajar asal Kota Jogja memadati tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Bayen, Purwomartani, Kalasan kemarin (14/12). Mereka ingin mengantarkan jenazah Adnan Wirawan Arsiyanta, 16, hingga ke liang lahat. Itu sebagai bentuk penghormatan terhadap siswa kelas X IPS-2 SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Kota Jogja itu.

Sebelum menuju pemakaman, ratusan pelayat juga memadati kediaman Agus Riyanto, orang tua Adnan, di Dusun Bayen, RT 06/RW 02 sejak pukul 12.00
BACA: Adnan Wirawan Arsiyanta Sempat Pamit Mau Pergi Lama
BACA: Adnan Wirawan Ardianto, Anak SMA MUHI Akhirnya Meninggal Ditebas Sajam
Satu per satu pelayat menya-latkan jenazah sosok pendiam nan humoris itu. Ada juga bebe-rapa yang salat jenazah ber-jamaah. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Keranda jenazah diusung sejumlah pelajar berseragam cokelat secara bergantian.

Mereka mengusung jenazah Adnan ke peristirahatan terakhir, yang tak jauh dari rumah duka.Tampak puluhan anggota Satuan Sabhara Polres Sleman berjaga di sekitar rumah duka dan pema-kaman. Aparat dari Polsek Kalasan turut membantu mengamankan arus lalu lintas di kawasan padat penduduk itu.

Kapolsek Kalasan Kompol Haryanto mengatakan, keberada-an polisi untuk memperlacar prosesi pemakaman. Mengingat, jumlah pelayat yang hadir sangat banyak. Terutama dari kalangan pelajar.

“Kami kawal perjalanan pulang para pelajar itu dari sini (rumah duka) hingga tempat tujuan mereka,” jelasnya.

Usai jalannya prosesi pema-kaman berakhir, aparat kepolisi-an mengawal arak-arakan para pelajar. Tampak dua buah truk dalmas berisi puluhan aparat mengawal arak-arakan siswa hingga sekolah masing-masing. (bhn/yog/ong)