RADARJOGJA.CO.IDPemandu desa wisata di Purworejo harus mempunyai ketrampilan khusus. Mereka tidak sekedar dituntut menguasai informasi seputar wisata, tetapi juga harus bisa cas cis cus dalam bahasa asing. Kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan dasar, mengingat objek-objek wisata yang dikelola desa di Kabupaten Purworejo saat ini menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Belasan pemandu wisata pemandu dari Desa Kaligono dan Somongari Kecamatan Kaligesing, Karangrejo (Loano), Benowo (Bener) dan Desa Ketawangrejo Kecamatan Grabag mendapat pelatihan berbahasa asing. Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Koperasi Perdagangan Perindustrian dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, kerja sama dengan Politeknik Sawunggalih dan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah. Harapannya, dengan kemampuan berbahasa yang lebih baik, akan lebih banyak mendatangkan wisatawan.

“Melalui media sosial, potensi wisata desa kita diunggah dan banyak menarik perhatian. Buktinya banyak wisatawan yang datang. Tapi di lapangan kerap terkendala bahasa. Makanya kami mendorong pemandu agar memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik,” kata Kabid Pariwisata Dinas Koperasi Perdagangan Perindustrian dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Lilis Anggorowati.

Pemandu ini juga didorong akan secara aktif menjadi motor pengenalan objek ke publik melalui media sosial ataupun internet. Sedikit bumbu bahasa asing akan memancing pencarian wisatawan asing ke objek-objek wisata di Purworejo.

“Kami harapkan pemandu ini akan pintar dan cakap berinternet dan bisa mengikuti setiap perkembangan yang ada. Dan jika kedatangan juga bisa mendapat pelayanan dengan baik,” tuturnya.

Wakil Direktur I Politeknik Sawunggalih Kutoarjo, Danis Imam Bachtiar mengatakan kegiatan pelatihan Bahasa Inggris yang dipandu salah satu dosennya Pratika Ayungningtyas menyuguhkan percakapan dasar yang harus dikuasai pemandu. (udi/dem)