RADARJOGJA.CO.ID – Aktivitas sejumlah remaja di Gunungkidul mulai mengkhawatirkan. Keberadaan mereka cukup membahayakan. Mereka bergerombol membawa pedang, benda tumpul dan mabuk-mabukan.

Kamis malam (14/12), sejumlah anak muda konkow dan melakukan kegiatan yang meresahkan di di wilayah hukum Polsek Patuk. Setelah mendapat laporan masyarakat, petugas bersenjata lengkap meluncur ke TKP. Tepatnya di Desa Putat, Kecamatan Patuk.

Begitu polisi datang, gerombolan remaja belasan tahun itu langsung kocar-kacir melarikan diri. Petugas berhasil mengamankan lima remaja dan langsung digiring ke Mapolsek Patuk.

Di antara mereka yang diamankan berinisial AS, warga Dadapayu, Semanu; MR dan J warga Putat, Kecamatan Patuk; R, warga Salam, Kecamatan Patuk, dan GK warga Beji, Patuk. Bersama mereka juga diamankan barang bukti sebilah pedang, beberapa senjata tumpul, 5 botol miras, 6 handphone, dan 10 sepeda motor.

“Kelima anak itu menjalani pemeriksaan intensif,” kata Kapolsek Patuk Kompol Mugiman, Kamis (15/12).

Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi mengatakan, pihaknya tak mau kasus Genk Klitih di Sleman merembet ke wilayahnya. Karena itu, upaya pencegahan segera dilakukan cepat.

“Khusus saat libur panjang nanti. Kami akan menerjunkan tim khusus untuk mengantisipasi adanya gerombolan genk motor,” kata Nugrah Trihadi.

Ia berharap, bentrokan dua kelompok pemuda menggunakan sepeda motor beberapa waktu lalu tidak terulang. Nugrah mengimbau pada sekolah, orang tua dan lingkungan agar menjaga situasi kondunsif. “Mari jaga bersama situasi aman tentram dan dami di Gunungkidul,” ucapnya.(gun/hes)