RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Pemkab Sleman melakukan langkah tegas atas beroperasinya salon dan spa plus. Aksi ini berupa penyegelan enam salon spa yang berada di Ruko Desa Donoharjo, Ngaglik, Sleman. Terlebih salon spa plus ini menggunakan tanah kas desa Donoharjo.

Camat Ngaglik Anggoro Aji Sunaryono mengakui penggunaan tanah kas desa tersebut. Hanya saja untuk teknis penggunaannya, ia tidak mengetahui secara pasti. Hanya saja dirinya berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Sudah sejak pejabat desa yang terdahulu. Padahal peruntukan tanah kas desa itu harus jelas. Bisa saja di luar sepengetahuan pemdes adanya peralihan kewenangan,” ujarnya di sela-sela razia di Jalan Gito-Gati, Desa Donoharjo, Ngaglik, Sleman, kemarin (16/12).

Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP Sleman Rusdi Rais menegaskan, salon spa plus menyalahi izin gangguan. Penyegelan ini sendiri tidak lanjut dari laporan keluhan masyarakat. Selain itu keenam salon spa plus telah mendapatkan peringatan sebanyak tiga kali.