RADARJOGJA.CO.ID-Berusaha mendahului kendaraan lain, sepeda motor yang ditumpangi dua orang menghajar bus di Jalan Raya Purworejo-Jogjakarta. Tepatnya di Tikungan Plangrandu, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Purworejo, sekitar pukul 15.30. Akibat kejadian itu keduanya meninggal seketika yang sempat memacetkan arus lalu lintas.

Sepeda motor Honda Beat Nopol AA 2353 GV dikendarai Budi Arif Supriyanto, 17, warga Desa Grantung RT 2 RW 4, Kecamatan Bayan Purworejo. Dia memboncengkan Premiera Setyowati, 41, warga Kembaran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan Bantul. Mereka dari arah Purworejo menabrak bagian depan kanan Bus Sumber Alam Nopol AA 1503 AL yang dikemudikan Sajib Santoso, 51 warga Desa Medayu RT 1 RW 1,Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara. Motor langsung ringsek dan masuk ke badan bus, sementara korban terpental.

Saksi mata, Aditya Yanuar, 24, warga setempat mengaku saat kejadian lalu lintas relatif ramai. Dirinya tengah berusaha menyeberang jalan saat kejadian berlangsung. Namun berhenti sesaat karena dari arah berlawanan ada bus Sumber Alam yang memberikan isyarat lampu.

“Tiba-tiba saja ada kendaraan yang berusaha mendahului mobil pas di tikungan itu. Tapi tampaknya jarak sudah sangat dekat dan tabrakan tidak terhindarkan,” kata Aditya.

Suara benturan sangat keras dan mengundang warga sekitar datang memberikan pertolongan. Namun kedua korban dipastikan telah meninggal dunia.

“Warga hanya bisa mengamankan lokasi saja sebelum polisi datang. Begitu petugas datang, korban langsung dibawa ke arah Purworejo,” imbuh Aditya.

Petugas yang mendapat informasi segera menuju lokasi dan mengevakuasi kendaraan yang masih menempel di badan bus. Sedangkan korban dilarikan ke RSUD dr Tjitrowardojo.

Kasatlantas Polres Purworejo AKP Valentino Johan Nanuru mengatakan jika kecelakaan terjadi di jalan yang menikung dimana penggendara sepeda bermotor hendak mendahului truk yang ada di depannya.

“Dari arah berlawanan (Jogjakarta,red) muncul bus Sumber Alam dimana sopir dan pengendara motor tidak bisa menguasai kendaraannya,” kata Kasatlantas. (udi/dem)