RADARJOGJA.CO.ID – SAMPIT – Apes sudah nasib pemuda RZ. Warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang itu tertimpa musibah lantaran rokok elektrik alias vapor meledak di mulutnya.

Insiden tersebut terjadi di pusat perbelanjaan Mentaya, Sampit.

Hal itu membuat pengunjung sempat heboh.

Pasalnya, kondisi RZ cukup memprihatinkan.

Wajah RZ penuh dengan darah. Lidah, dagu, bibir dan gusinya juga terluka.

Peristiwa itu tak pelak menjadi buah bibir, terutama di kalangan anak muda dengan kebiasaan yang sama.

Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung menyarankan RZ ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapat perawatan medis.

Sebab, darah yang keluar tidak sedikit.

“Darahnya sampai menetes ke lantai,” ucap UF, warga yang mengetahui kejadian tersebut sebagaimana dilansir Radar Sampit, Sabtu (17/12).

Informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber Radar Sampit, vapor jenis mecanik itu dirancang tidak sesuai standar.

[ad id=”37015″]

Diduga hal itu yang menyebabkan korsleting hingga terjadi letusan.

“Baterai kipas angin dipakai untuk menyalakan rokok elektrik. Jelas berbeda, dari voltase saja berbeda,” tambah UF.

Kejadian itu mengundang perhatian pengguna rokok elektrik yang menawarkan berbagai varian rasa itu.

Kebanyakan khawatir peristiwa yang sama menimpa mereka.

Salah satunya Rizal (31), warga Kelurahan Pasir Putih, Jalan Jendral Sudirman kilometer 5.

“Saya malah baru beli, harganya tidak murah lagi. Kami banyak ingin tahu kenapa bisa meledak, apakah memang sudah tidak aman lagi kami gunakan. Memang aturan pakai harus jelas, hal apa saja yang harus dihindari agar tidak menimbulkan bahaya,” ujarnya. (mir/dwi/jos/jpnn/ong)