RADARJOGJA.CO.ID-Polisi bertindak cepat dalam penanganan robohnya alat peraga kampanye (APK) yang dipasang KPU Kota Jogjakarta. Meninggalnya seorang pengendara motor tertimpa baliho pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Jogjakarta akan dijadikan dasar memanggil pihak KPU. Terutama guna mengetahui dugaan ada tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa ini.

“Kita akan panggil KPU dan pihak-pihak yang terkait. Mengapa baliho dipasang di situ, lalu bahan-bahan rangkanya apakah sudah dibuat aman,” kata Kapolresta Jogjakarta AKBP Tommy Wibisono.

https://radarjogja.co/tertimpa-baliho-cawali-jogja-seorang-meninggal/

Terpisah, Kapolsek Gondokusuman Kompol Eko Basundono membenarkan adanya kejadian jatuhnya APK. Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.55. Korban saat itu baru saja menjemput anaknya setelah mengikuti tes dan lewat Jalan Dr Sardjito.

“Sampai TKP mungkin cuaca buruk, ada angin, baliho tiba-tiba jatuh menimpa korban yang sedang berkendara,” jelasnya.

Korban yang saat itu pingsan langsung dilarikan ke Puskesmas Gondokusuman II yang terletak tidak jauh dari TKP. Tapi karena keterbatasan alat, kemudian dirujuk ke RS Panti Rapih.

“Sampai di UGD dinyatakan sudah meninggal, di dada korban memar,” ujarnya.

https://radarjogja.co/duh-tim-ip-mengaku-dirugikan-apk-ambruk/

Eko mengatakan saat ini pihakya masih mengumpulkan informasi dari para saksi dan tidak menutup kemungkinan juga akan memanggil pihak pemasang baliho.

“Nanti yang memasang juga akan diselidiki,” tandasnya.(pra/dem)

[ad id=”38614″]